
Film Bapakmu Kiper. (istimewa)
JawaPos.com - Film Bapakmu Kiper resmi tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai hari ini, Kamis (3/9). Kehadirannya membawa warna berbeda di tengah persaingan film layar lebar pekan ini yang didominasi tontonan horor, thriller, dan drama.
Film produksi Entelekey Sinema Indonesia (ESI) tersebut menjadi salah satu pilihan bagi penonton yang ingin menikmati cerita lebih ringan tanpa meninggalkan unsur emosional. Mengusung genre drama komedi, Bapakmu Kiper memadukan humor, kisah keluarga, dan sepak bola tarkam sebagai latar utama cerita.
Di saat sejumlah film baru menawarkan suasana mencekam, misteri, hingga konflik romantis, Bapakmu Kiper justru mengambil jalur berbeda. Film ini mengangkat hubungan ayah dan anak yang renggang dan kemudian dipertemukan kembali melalui sebuah pertandingan sepak bola antarkampung.
Sutradara Ody Harahap melihat situasi tersebut sebagai sebuah kebetulan yang justru bisa memberikan alternatif bagi penonton bioskop. Menurutnya, kehadiran film komedi di tengah dominasi film horor dan misteri dapat menjadi kesempatan bagi penonton untuk mendapatkan pengalaman menonton yang berbeda.
“Kebetulan aja sih, tapi ya syukur juga. Minggu ini penonton banyak disodorin hantu sama misteri pembunuhan, giliran capek mikir atau takut, ada Bapakmu Kiper buat ketawa dan mewek yang beda,” ujar Ody.
Pilihan genre tersebut sekaligus menjadi kekuatan Bapakmu Kiper. Film ini tidak hanya mengandalkan komedi sebagai sumber hiburan, tetapi juga membawa tema keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Garnet Geraldine Tanja, Direktur Utama ESI sekaligus produser Bapakmu Kiper, menilai perbedaan karakter film tersebut dapat membuka ruang bagi penonton yang mencari tontonan keluarga di bioskop.
“Kami nggak menghindar dari persaingan, justru senang bisa jadi pilihan yang beda buat penonton pada minggu ini. Nggak semua orang lagi pengin nonton horor atau misteri, kadang orang cuma butuh nonton yang bikin senyum sambil mikir soal keluarga sendiri,” kata Garnet.
Daya tarik lainnya terletak pada tema hubungan ayah dan anak. Bapakmu Kiper mencoba menjadikan sepak bola tarkam bukan sekadar latar cerita, melainkan bagian dari perjalanan emosional dua karakter yang sebelumnya memiliki jarak dalam hubungan mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
