
Ilustrasi perilaku manipulatif/freepik.com
JawaPos.com - Manipulasi emosional dan gaslighting bukan sekadar istilah populer di media sosial. Praktik ini nyata, berbahaya, dan bisa terjadi dalam hubungan romantis, pertemanan, lingkungan kerja, bahkan keluarga.
Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang membuat seseorang meragukan persepsi, ingatan, hingga kewarasan dirinya sendiri.
Istilah ini berasal dari film klasik Gaslight (1944), yang menggambarkan seorang suami memanipulasi istrinya hingga ia percaya bahwa dirinya perlahan kehilangan akal sehat.
Kini, gaslighting diakui sebagai bentuk kekerasan emosional serius. Sayangnya, banyak korban baru menyadari apa yang mereka alami setelah kepercayaan diri dan rasa aman mereka terkikis.
Dilansir dari Your Tango, berikut lima kalimat yang kerap diucapkan orang manipulatif saat ingin menguasai situasi, sebagaimana dijelaskan oleh psikolog Dr. Elayne Daniels.
1. Kamu terlalu berlebihan
Kalimat ini terdengar sepele, namun dampaknya besar. Manipulator sengaja membuat korban mempertanyakan emosinya sendiri dengan menuduhnya terlalu sensitif, salah paham, atau tidak bisa bercanda.
Alih-alih bertanggung jawab, pelaku justru membalikkan keadaan hingga korban merasa bersalah, malu, bahkan terhina terutama jika hal itu dilakukan di depan orang lain.
2. Aku tidak pernah bilang begitu
Ini adalah bentuk gaslighting klasik. Pelaku dengan tegas menyangkal ucapan atau janji yang sebenarnya pernah ia sampaikan.
Penolakan yang dilakukan terus-menerus membuat korban mulai meragukan ingatannya sendiri. Seiring waktu, kepercayaan diri dan kemampuan menilai realitas pun melemah.
Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Gubernur Malut Sherly Tjoanda Terkait Dugaan Suap Pengurangan Nilai Pajak
Penelitian menunjukkan, penyangkalan yang konsisten dan kebohongan berulang dapat membuat korban merasa seolah-olah kehilangan kewarasan.
3. Jadi kamu nuduh aku bohong?
Di tahap ini, pelaku tidak hanya menyangkal fakta, tetapi juga menyerang balik. Ia memosisikan diri sebagai korban dan membuat pasangannya merasa bersalah karena mempertanyakan kebenaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022