Ilustrasi tanda seseorang pernah hidup sederhana meski kini sudah kaya raya (Geediting)
JawaPos.com - Tidak jarang kita melihat orang yang sudah mapan secara finansial, namun masih berperilaku seperti orang yang harus menghitung setiap rupiah.
Mereka bisa saja mengendarai mobil mewah, tetapi tetap antusias saat menemukan promo besar di supermarket. Atau memiliki rumah mahal, namun masih memilih memperbaiki keran bocor sendiri.
Seperti dikutip dari rezeki dan hoki, Minggu (11/01), psikologi menyebut bahwa pola pikir yang terbentuk saat masa kecil di keluarga kelas pekerja (working class) sering kali melekat kuat, bahkan ketika seseorang telah mencapai kesuksesan besar. Berikut sembilan tanda halus yang biasanya muncul.
Orang yang tumbuh di keluarga sederhana terbiasa memastikan apakah sesuatu “mungkin dibeli” sebelum jatuh cinta pada kualitasnya. Kebiasaan ini terbentuk dari masa kecil ketika setiap pengeluaran harus dipertimbangkan matang-matang.
Meski kini mampu membeli barang mahal, refleks melihat label harga tetap muncul secara otomatis.
Memanggil tukang atau teknisi dulu berarti ada masalah besar. Itulah sebabnya banyak orang berlatar belakang working class merasa tidak enak membayar orang lain untuk pekerjaan yang bisa dipelajari sendiri dari YouTube.
Bagi mereka, kemandirian bukan soal hemat, melainkan nilai hidup.
Banyak orang sukses dari keluarga sederhana sulit berhenti bekerja. Konsep “cukup” terasa asing karena sejak kecil mereka diajarkan bahwa kerja keras adalah satu-satunya cara bertahan.
Istirahat sering terasa seperti risiko, bukan hadiah.
Membuang sisa makanan terasa seperti dosa besar. Ketika terbiasa melihat orang tua menghemat hingga tetes terakhir, makanan menjadi simbol kerja keras dan pengorbanan.
Maka, membiarkan makanan terbuang sama dengan tidak menghargai usaha.
Skema cepat kaya, janji sukses instan, dan peluang tanpa usaha sering dianggap mencurigakan. Mereka telah melihat terlalu banyak orang terjebak janji palsu.
Karena itu, kerja keras masih dianggap satu-satunya jalan yang masuk akal.
Banyak orang yang “berhasil” justru merasa tidak pantas atas kekayaannya. Mereka menyebutnya keberuntungan, bukan hasil kerja.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
