
seseorang yang tetap dimintai nasihat oleh anak./Freepik/freepik
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, hubungan orang tua dan anak berubah wujud.
Tak lagi soal mengajarkan cara berjalan atau mengikat tali sepatu, tetapi tentang memberi arah hidup, sudut pandang yang matang, dan rasa aman saat dunia terasa bising.
Menariknya, tak semua orang tua mampu mempertahankan kedekatan itu hingga anak-anak mencapai usia dewasa. Banyak yang merasa dijauhkan, tidak lagi dianggap relevan, atau hanya dicari ketika ada urusan formalitas.
Namun, jika anak-anak dewasa Anda masih sering meminta nasihat, berbagi cerita, atau sekadar menjadikan Anda tempat bertanya ketika mereka ragu, ada kemungkinan Anda telah menghindari beberapa perilaku pengasuhan yang dianggap usang dan tidak efektif dalam relasi modern.
Psikologi menunjukkan bahwa hubungan yang sehat antara orang tua dan anak dewasa bukan dibangun oleh kontrol, melainkan oleh rasa hormat, kehangatan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (10/12), terdapat delapan perilaku pengasuhan yang cenderung dihindari oleh orang tua yang tetap menjadi “kompas emosional” bagi anak-anak dewasanya.
1. Menghindari Sikap Menggurui yang Meremehkan Pilihan Mereka
Orang tua yang masih dipercaya untuk memberi nasihat biasanya tidak memposisikan diri sebagai “yang paling tahu”.
Mereka menyampaikan pendapat tanpa merendahkan keputusan anak. Psikologi menyebut pendekatan ini sebagai autonomy-supportive parenting: orang tua menghargai otonomi anak sehingga anak merasa aman untuk terbuka.
2. Tidak Memaksakan Nilai Lama Tanpa Menyesuaikan Konteks Kekinian
Setiap generasi tumbuh dalam realitas sosial yang berbeda. Orang tua yang efektif di mata anak dewasa mampu memahami bahwa nasihat tahun 1990-an belum tentu cocok untuk tantangan dunia digital sekarang.
Mereka fleksibel, terbuka terhadap perkembangan, dan mau belajar bersama.
3. Tidak Menggunakan Rasa Bersalah sebagai Alat Kontrol
Pengasuhan kuno sering memakai kalimat seperti “Mama sudah berkorban, masa kamu tidak menurut?” atau “Kalau kamu sayang orang tua, lakukan ini.”
Orang tua yang dihormati anak dewasanya tidak menggunakan manipulasi emosional.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
