
seseorang yang terlalu mengkompensasi harga diri yang rendah./ Freepik/yanalya
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu orang yang tampak percaya diri, tegas, bahkan dominan.
Namun, tak semua ekspresi tersebut benar-benar mencerminkan kondisi batin yang stabil.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (8/12), dalam psikologi, ada fenomena yang disebut overcompensation—strategi tak sadar di mana seseorang menutupi rasa rendah diri melalui perilaku berlebihan.
Alih-alih mengakui kerentanan, mereka justru membangun “tameng” perilaku yang seolah kuat, padahal rapuh di dalam.
Bentuk kompensasi ini tidak selalu mudah dikenali.
Bahkan, kadang orang yang melakukannya sendiri tidak sadar bahwa tindakan mereka lahir dari luka harga diri.
Berikut adalah tujuh tanda umum yang sering muncul.
1. Selalu Ingin Terlihat Unggul dalam Segala Situasi
Orang yang overkompensasi cenderung menampilkan diri sebagai yang paling tahu, paling hebat, atau paling sukses.
Bukan karena benar-benar ingin bersaing, tetapi karena ada ketakutan bahwa jika mereka tidak unggul, orang lain akan “melihat kelemahan” mereka.
Mereka mudah merasa tersaingi, bahkan oleh hal kecil: cerita keberhasilan teman, pencapaian rekan kerja, atau perhatian orang lain.
2. Menghindari Kritik Sebisa Mungkin
Kritik terasa seperti ancaman personal, bukan sebagai umpan balik.
Karena harga diri mereka rapuh, komentar kecil pun bisa terasa menghancurkan.
Beberapa reaksinya: marah, menyangkal, membela diri habis-habisan, atau memilih menjauh dari lingkungan yang menantang.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
