
Ilustrasi seseorang dewasa yang duduk sendirian di rumah./Freepik
JawaPos.com - Pengalaman masa kanak-kanak akan membentuk perilaku kita saat dewasa secara signifikan.
Khususnya, perasaan tidak aman di masa kecil dapat memicu serangkaian respons halus yang dibawa hingga dewasa.
Perilaku-perilaku ini sering kali tidak disadari, namun sangat memengaruhi cara kita berinteraksi dengan dunia.
Menurut psikologi, orang dewasa yang dibesarkan tanpa rasa aman yang stabil belajar untuk tetap waspada secara ekstrem.
Mereka mengembangkan mekanisme pertahanan diri yang menjadi kebiasaan sehari-hari, melansir dari Geediting.com Senin (10/11).
Mengenali tujuh perilaku halus ini dapat membuka jalan menuju pemahaman diri dan proses penyembuhan yang lebih mendalam.
1. Selalu Memindai Ruangan Secara Konstan
Orang-orang ini cenderung memindai wajah dan bahasa tubuh setiap orang saat memasuki ruangan.
Kebiasaan ini dikenal sebagai kewaspadaan berlebihan atau hypervigilance. Otak mereka belajar bahwa mendeteksi bahaya lebih awal adalah kunci untuk bertahan hidup.
2. Meminta Maaf Atas Keberadaan Diri
Mereka sering meminta maaf bahkan untuk hal-hal kecil, seperti mengambil tempat duduk atau mengirim surel singkat.
Perilaku ini menunjukkan bahwa mereka merasa tidak pantas untuk "mengambil ruang" di dunia ini. Mereka berusaha keras untuk "memperhalus" suasana agar tidak menimbulkan konflik.
3. Mengharapkan Penolakan dan Memilih untuk Pergi Duluan
Mereka sering merasa yakin bahwa mereka akan ditolak, sehingga memilih untuk mengakhiri hubungan atau interaksi terlebih dahulu.
Ini adalah mekanisme perlindungan diri yang mencegah rasa sakit penolakan. Mereka mengendalikan rasa sakit dengan mengantisipasinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022