Ilustrasi otrovert./Freepik.
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa tidak sepenuhnya cocok dengan kelompok mana pun, meskipun tetap bisa berhubungan baik dengan orang lain secara personal?
Fenomena inilah yang kini mulai dikenal dengan istilah keperibadian otrovert.
Berbeda dengan introvert maupun ekstrovert, otrovert menggambarkan individu yang nyaman hidup di luar arus mayoritas, tanpa merasa perlu beradaptasi dengan norma kelompok.
Menariknya, konsep otrovert ini punya kaitan erat dengan teori lama dalam filsafat dan ilmu sosial, yaitu otherness atau “keberlainan”.
Dalam teori tersebut, identitas seseorang sering dipahami dengan membedakan diri dari “yang lain”.
Bedanya, jika otherness kerap dipandang sebagai label yang diberikan dari luar, otrovert justru menginternalisasikan perbedaan itu sebagai bagian dari identitas pribadi.
Dengan memahami hubungan antara otrovert dan otherness, kita bisa melihat bahwa menjadi “berbeda” bukanlah sebuah kelemahan.
Justru di sanalah muncul ruang untuk orisinalitas, kemandirian, dan cara pandang yang lebih segar terhadap dunia.
Mungkin kalian bertanya-tanya: otrovert dan other? Apa hubungannya? Nah lebih lanjut, simak penjelasan berikut yang dilansir dari Institute for The Future Of Education, Other Sociologist dan The Otherness Institute.
Istilah otrovert pertama kali diperkenalkan oleh psikiater Dr. Rami Kaminski, diambil dari kata “otro” dalam bahasa Spanyol yang berarti “lain” atau “other”.
Berbeda dengan introvert dan ekstrovert yang biasanya dikategorikan berdasarkan cara mereka berinteraksi dengan kelompok sosial, otrovert justru tidak merasakan keterikatan pada kelompok mana pun.
Mereka cenderung mandiri secara emosional, lebih suka berpikir dengan caranya sendiri, dan merasa lebih hidup dalam percakapan mendalam dua arah ketimbang dalam dinamika kelompok besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022