Ilustrasi otrovert./Freepik.
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa tidak sepenuhnya cocok dengan kelompok mana pun, meskipun tetap bisa berhubungan baik dengan orang lain secara personal?
Fenomena inilah yang kini mulai dikenal dengan istilah keperibadian otrovert.
Berbeda dengan introvert maupun ekstrovert, otrovert menggambarkan individu yang nyaman hidup di luar arus mayoritas, tanpa merasa perlu beradaptasi dengan norma kelompok.
Menariknya, konsep otrovert ini punya kaitan erat dengan teori lama dalam filsafat dan ilmu sosial, yaitu otherness atau “keberlainan”.
Dalam teori tersebut, identitas seseorang sering dipahami dengan membedakan diri dari “yang lain”.
Bedanya, jika otherness kerap dipandang sebagai label yang diberikan dari luar, otrovert justru menginternalisasikan perbedaan itu sebagai bagian dari identitas pribadi.
Dengan memahami hubungan antara otrovert dan otherness, kita bisa melihat bahwa menjadi “berbeda” bukanlah sebuah kelemahan.
Justru di sanalah muncul ruang untuk orisinalitas, kemandirian, dan cara pandang yang lebih segar terhadap dunia.
Mungkin kalian bertanya-tanya: otrovert dan other? Apa hubungannya? Nah lebih lanjut, simak penjelasan berikut yang dilansir dari Institute for The Future Of Education, Other Sociologist dan The Otherness Institute.
Istilah otrovert pertama kali diperkenalkan oleh psikiater Dr. Rami Kaminski, diambil dari kata “otro” dalam bahasa Spanyol yang berarti “lain” atau “other”.
Berbeda dengan introvert dan ekstrovert yang biasanya dikategorikan berdasarkan cara mereka berinteraksi dengan kelompok sosial, otrovert justru tidak merasakan keterikatan pada kelompok mana pun.
Mereka cenderung mandiri secara emosional, lebih suka berpikir dengan caranya sendiri, dan merasa lebih hidup dalam percakapan mendalam dua arah ketimbang dalam dinamika kelompok besar.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
