Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 September 2025, 17.30 WIB

Banyak Orang Salah Kaprah, Inilah 6 Mitos Seputar Masa Pensiun yang Perlu Kamu Tahu Kebenarannya!

Ilustrasi masa pensiun bahagia. (pexels) - Image

Ilustrasi masa pensiun bahagia. (pexels)

JawaPos.com - Masa pensiun seringkali dibayangkan sebagai fase hidup yang penuh kebebasan, ketenangan, dan kebahagiaan tanpa beban pekerjaan.

Banyak orang menganggap bahwa begitu berhenti bekerja, semua masalah akan hilang dan hidup otomatis akan menjadi lebih indah.

Namun kenyataannya, ada banyak kesalahpahaman yang justru bisa membuat masa pensiun terasa berat jika terlalu dipercaya.

Itulah sebabnya penting untuk memahami mana yang fakta dan mana yang hanya ilusi, agar kita bisa mempersiapkan diri dengan lebih matang.

Artikel ini akan membahas enam mitos seputar masa pensiun yang sering diyakini banyak orang, sekaligus mengungkap kebenaran di baliknya agar kamu tidak terjebak pada harapan palsu.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Selasa (23/9), berikut merupakan 6 mitos seputar masa pensiun yang perlu kamu tahu kebenarannya.

1. “Merasa bahagia begitu berhenti bekerja”

Banyak orang berpikir bahwa kebahagiaan akan otomatis hadir setelah mereka memasuki masa pensiun.

Memang benar, pensiun menghilangkan tekanan kerja harian dan memberi lebih banyak waktu luang. Namun di sisi lain, pensiun juga sering membuat seseorang kehilangan arah, tujuan, dan bahkan rasa identitas diri.

Kebiasaan bangun pagi untuk bekerja, menyelesaikan tugas, hingga berinteraksi dengan rekan kerja, semuanya hilang seketika.

Jika tidak memiliki aktivitas baru yang bermakna, masa pensiun bisa terasa kosong, membosankan, bahkan menimbulkan stres atau depresi.

Oleh karena itu, kebahagiaan di masa pensiun tidak datang dengan sendirinya. Kebahagiaan harus diciptakan dengan cara yang aktif, menemukan kegiatan baru yang bermanfaat, dan terus merasa berguna dalam kehidupan.

2. “Biaya hidup otomatis turun setelah pensiun”

Salah satu anggapan yang sering menyesatkan adalah keyakinan bahwa biaya hidup akan jauh menurun setelah pensiun.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore