Ilustrasi perilaku impulsif
JawaPos.com – Pernah merasa melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang, lalu menyesal setelahnya? Fenomena ini dikenal sebagai perilaku impulsif. Tindakan ini biasanya muncul saat seseorang mengambil keputusan secara cepat tanpa pertimbangan matang, entah dalam belanja, hubungan, atau respon emosional. Jika berulang dan berlebihan, perilaku impulsif bisa berdampak serius terhadap kehidupan sehari-hari.
Konten dari akun TikTok @pod.ruangtunggu menjelaskan bahwa perilaku impulsif bukan hanya soal sifat bawaan, tetapi juga dipengaruhi kondisi psikologis dan lingkungan. Impulsif muncul ketika otak lebih mengutamakan kepuasan instan dibanding menimbang konsekuensi jangka panjang.
Menurut akun @rannisa.m, kondisi emosional yang tidak stabil, seperti marah, sedih, atau stres berat, menjadi pemicu utama. Saat emosi memuncak, otak cenderung kehilangan kendali rasional dan mendorong seseorang bertindak cepat demi meredakan ketegangan. Misalnya, berbelanja berlebihan saat bad mood atau melontarkan kata-kata kasar saat tersinggung.
Hal senada disampaikan dokter sekaligus edukator kesehatan @dr.ndreamon. Ia menyebut perilaku impulsif juga terkait erat dengan fungsi otak, khususnya prefrontal cortex yang berperan dalam pengambilan keputusan. Jika bagian otak ini kurang terlatih atau terganggu, kemampuan mengontrol diri bisa menurun. Inilah sebabnya remaja lebih rentan bertindak impulsif karena otaknya masih dalam tahap perkembangan.
Faktor lain yang memicu perilaku impulsif adalah pola asuh di masa kecil. Menurut akun @tanambenih, anak yang tumbuh tanpa batasan jelas dari orang tua lebih berisiko membawa pola impulsif hingga dewasa. Mereka cenderung sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih sering mencari kepuasan instan.
Selain itu, lingkungan sosial juga punya pengaruh besar. Tekanan kelompok, budaya konsumtif, hingga paparan media sosial bisa memperburuk kecenderungan impulsif. Notifikasi belanja online, tren viral, hingga FOMO (fear of missing out) mendorong orang untuk cepat mengambil keputusan tanpa berpikir panjang.
Dampak Perilaku Impulsif
Perilaku impulsif yang berlebihan bisa menimbulkan dampak nyata. Dari sisi finansial, kebiasaan membeli barang tanpa pertimbangan bisa menyebabkan masalah keuangan. Dari sisi sosial, sikap reaktif dapat merusak hubungan karena menimbulkan konflik. Secara psikologis, perilaku ini sering diikuti rasa bersalah atau penyesalan, yang justru memperburuk kondisi emosi seseorang.
Cara Mengendalikan Perilaku Impulsif
Meski sulit dihindari sepenuhnya, perilaku impulsif bisa dikendalikan dengan strategi tertentu. Pertama, melatih kesadaran diri atau mindfulness. Dengan berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan, seseorang memberi waktu otak untuk menimbang risiko. Kedua, mencatat pola perilaku. Menuliskan kapan dan apa yang memicu impulsif membantu mengenali pola agar bisa diantisipasi.
Konten edukasi @dr.ndreamon menambahkan, tidur cukup dan olahraga teratur berperan besar dalam menjaga kestabilan fungsi otak. Prefrontal cortex yang sehat lebih mampu menahan dorongan sesaat. Sementara itu, dukungan lingkungan juga penting. Memiliki teman atau keluarga yang bisa memberi masukan objektif dapat menjadi penyeimbang saat seseorang cenderung bertindak gegabah.
Kesadaran sebagai Kunci
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022