
Ilustrasi sebuah pertemanan
JawaPos.com - Punya teman yang baik adalah anugerah, tapi terkadang tanpa disadari, kita melakukan hal-hal kecil yang bisa merusak persahabatan itu. Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, padahal dampaknya bisa sangat besar dan membuat hubungan jadi renggang.
Jika kamu ingin menjaga pertemanan yang berharga, penting untuk menyadari perilaku apa saja yang bisa jadi bumerang. Menurut psikologi, persahabatan yang sehat adalah salah satu kunci kesejahteraan mental dan emosional.
Sebaliknya, interaksi yang negatif dapat memicu stres dan bahkan berdampak buruk bagi kesehatan fisik. Berikut adalah 5 cara halus yang bisa merusak pertemanan, dan bagaimana kamu bisa menghindarinya seperti dirangkum dari laman Your Tango!
Salah satu tanda paling jelas dari ketidakpedulian adalah tidak menghargai waktu orang lain. Datang terlambat ke janji atau membatalkan rencana di menit-menit terakhir adalah tindakan yang menunjukkan bahwa kamu tidak memprioritaskan temanmu.
Kebiasaan ini bukan cuma tidak sopan, tapi juga membuatmu terlihat tidak bisa diandalkan. Perilaku ini dapat merusak kepercayaan dalam pertemanan dan bahkan mengubahnya menjadi hubungan yang toksik, yang bisa menyebabkan kelelahan mental dan emosional.
Persahabatan sejati ditandai dengan dukungan dan kehadiran, terutama saat temanmu sedang menghadapi masa sulit. Studi menunjukkan bahwa dukungan sosial yang positif dapat meningkatkan ketahanan diri terhadap stres dan trauma.
Namun, jika kamu tidak hadir saat mereka membutuhkanmu, baik secara fisik untuk memberikan pelukan, atau sekadar menelepon untuk menunjukkan kepedulian kamu bisa merusak pertemanan itu. Ketidakhadiranmu bisa membuat mereka merasa sendirian dan tidak didukung.
Merasa didengarkan membuat seseorang merasa penting dan dihargai. Sayangnya, banyak dari kita cenderung lebih suka berbicara tentang diri sendiri daripada mendengarkan orang lain. Tanpa disadari, percakapan bisa berubah menjadi egois, di mana kamu hanya menunggu giliran untuk bicara.
Perilaku ini membuat temanmu merasa diabaikan dan tidak penting. Cobalah untuk fokus sepenuhnya saat temanmu berbicara. Berikan respons yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar mendengarkan, seperti memberikan kata-kata penyemangat, dan tahan diri untuk tidak memotong pembicaraan mereka.
Terkadang, kita lupa betapa banyak hal yang telah dilakukan teman-teman kita untuk kita. Baik itu bantuan kecil maupun pengorbanan besar, menganggap remeh usaha mereka adalah cara pasti untuk merusak pertemanan.
Mengucapkan terima kasih dan menghargai pengorbanan mereka sangatlah penting untuk membangun koneksi yang kuat. Tanpa rasa terima kasih, temanmu akan merasa usahanya tidak dihargai dan pada akhirnya akan menjauh.
Inti dari pertemanan yang sehat adalah penerimaan tanpa syarat. Meskipun kamu tidak setuju dengan pilihan yang dibuat temanmu, kamu tetap harus mendukungnya. Namun, banyak orang yang justru menghakimi pilihan teman mereka tanpa mencoba memahami sudut pandang mereka.
Sikap menghakimi ini bisa membuat temanmu merasa terisolasi dan merusak kepercayaan yang ada. Berusahalah untuk memberikan dukungan dan hadir tanpa menghakimi, karena itulah yang membuat seseorang merasa aman dan nyaman dalam sebuah hubungan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
