Ilustrasi seseorang sedang menonton film
JawaPos.com – Banyak orang punya film atau serial favorit yang ditonton berkali-kali, meski sudah hafal jalan ceritanya.
Mulai dari film romantis, komedi, hingga drama klasik, kebiasaan ini ternyata memiliki dasar psikologis yang menarik untuk diteliti.
Lantas, mengapa seseorang suka menonton film berulang?
Apa Itu Kebiasaan Rewatching?
Menurut Psychology Today (2022), fenomena menonton film atau serial secara berulang disebut rewatching. Aktivitas ini memberikan pengalaman emosional yang familiar dan dapat memicu rasa nyaman. Tidak jarang, penonton justru merasa lebih tenang karena sudah mengetahui alur cerita yang akan terjadi.
Hal ini berbeda dengan menonton film baru yang memunculkan rasa penasaran sekaligus ketidakpastian. Dengan rewatching, otak manusia terbebas dari rasa tegang sehingga fokus pada aspek emosional yang menyenangkan.
Mengapa Orang Menonton Film Berulang?
Penelitian yang dipublikasikan dalam Psychology Research and Behavior Management Journal (2021) menyebutkan, kecenderungan menonton ulang berhubungan erat dengan karakter kepribadian. Individu dengan tingkat neurotisisme rendah cenderung menikmati rewatching untuk mengulang perasaan positif, sementara individu dengan sifat perfeksionis melakukannya untuk memperhatikan detail yang mungkin terlewat.
Sementara itu, Healthwatch Essex (2023) menemukan bahwa rewatching bisa menjadi strategi psikologis menghadapi stres. Saat hidup terasa kacau, menonton film yang familiar menghadirkan rasa kontrol dan stabilitas. Hal ini sama seperti mendengarkan lagu lama yang membuat hati lebih tenang.
Apa Hubungannya dengan Emosi?
Menurut Psychologs Magazine (2023), film atau serial yang ditonton berulang berfungsi sebagai “teman emosional”. Rewatching membantu otak menstabilkan suasana hati karena penonton tidak lagi fokus pada alur, melainkan pada kenangan emosional yang ditimbulkan.
Contohnya, seseorang yang menonton ulang film komedi bisa mengurangi rasa cemas dan meningkatkan hormon dopamin yang menimbulkan perasaan bahagia. Sedangkan menonton drama romantis bisa menghadirkan kembali rasa nostalgia atau pengalaman personal yang menyenangkan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
