
Ilustrasi perilaku yang tampak baik tapi sebenarnya menjadi tanda bahwa seseorang ingin mengendalikanmu, menurut perspektif psikologi./ freepik/ prostock-studio
JawaPos.com - Kebaikan sering dianggap sebagai kualitas yang patut dihargai, namun tidak semua tindakan yang tampak ramah atau peduli selalu datang dari niat yanf tulus.
Dalam banyak kasus, orang menggunakan kebaikan sebagai cara halus untuk memengaruhi atau mengendalikan orang lain.
Mereka bisa terlihat sangat perhatian, selalu siap membantu, atau memberi banyak hal secara terus-menerus, namun di balik semua itu tersimpan motif untuk mengatur perilaku atau keputusanmu.
Menyadari tanda-tanda ini sangatlah penting agar kita tidak terjebak dalam pengaruh orang lain yang ingin memanipulasi dengan kedok kebaikan.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (27/8), berikut merupakan 7 perilaku yang tampak baik tapi sebenarnya menjadi tanda bahwa seseorang ingin mengendalikanmu, menurut perspektif psikologi.
1. Terlalu Membantu
Orang yang terlalu sering membantu, bahkan ketika bantuan mereka sebenarnya tidak diminta atau dibutuhkan, bisa jadi ia hanya ingin mengendalikan situasi atau orang lain.
Alih-alih memberi kesempatan bagi kita untuk belajar, berkembang, dan menemukan solusi sendiri, mereka cenderung mengambil alih dan membuat kita bergantung pada mereka.
Kebaikan sejati menghormati batasan orang lain, memberi ruang bagi mereka untuk mandiri, dan mendukung pertumbuhan pribadi tanpa menutupi kelemahan atau menciptakan ketergantungan.
Terlalu banyak bantuan bisa tampak ramah dan peduli, tetapi jika dilakukan terus-menerus tanpa memperhatikan kebutuhan orang lain, itu bisa menjadi bentuk kontrol halus yang sulit disadari.
2. Pura-pura Rentan (Feigned Vulnerability)
Kadang, orang yang tampak paling lemah atau emosional justru memiliki kemampuan untuk mengontrol orang lain secara halus.
Mereka berpura-pura rentan atau tak berdaya untuk memancing rasa bersalah atau empati, sehingga orang lain terdorong untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.
Strategi ini memanfaatkan kebaikan dan simpati orang lain sebagai alat kontrol. Kebaikan sejati tidak memaksa orang lain melalui rasa bersalah atau simpati, melainkan menghormati pilihan dan kemampuan mereka untuk memberi bantuan dengan kesadaran sendiri.
3. Pujian yang Terus-menerus

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
