Ilustrasi seorang perempuan yang menggambarkan tekanan emosional saat berhadapan dengan perilaku manipulatif (Dok. Canva)
JawaPos.com – Berselisih pendapat dengan orang lain memang tidak pernah terasa menyenangkan. Perasaan tidak nyaman seperti stres, marah, atau sedih sering muncul. Namun, jika lawan bicara adalah seorang narsisis, situasinya bisa jauh lebih rumit.
Menurut laporan dari HuffPost, narsisis dikenal manipulatif dan memiliki keinginan kuat untuk mengendalikan orang lain. Walau demikian, penting diingat bahwa tidak semua orang yang egois atau kurang empati otomatis memiliki gangguan kepribadian narsistik (Narcissistic Personality Disorder/NPD). Hanya sekitar 0,5–5 persen populasi di Amerika Serikat yang memenuhi kriteria NPD.
Meski tidak semua narsisis memiliki NPD, sifat-sifat seperti merasa selalu benar, enggan berempati, dan butuh pengakuan berlebihan tetap dapat membuat konflik terasa melelahkan. Para terapis membagikan beberapa kalimat “bendera merah” yang kerap digunakan narsisis saat berdebat:
1. "Kamu lebay" atau "Terlalu sensitif"
Kalimat ini digunakan untuk mengabaikan atau meremehkan perasaan lawan bicara. Menurut psikolog Justine Grosso, tujuan utamanya adalah mengontrol narasi agar Anda merasa ragu pada diri sendiri dan menarik kembali keluhan yang diajukan.
2. "Aku nggak marah, kamu yang marah"
Ini adalah bentuk projection, yaitu mekanisme pertahanan dengan memindahkan emosi mereka kepada orang lain. Ironisnya, narsisis bisa mengatakan Anda marah sambil tetap berteriak atau berbicara dengan nada merendahkan.
3. "Kok kamu nyerang aku? Aku selalu disalahin"
Mentalitas korban seperti ini membuat mereka merasa selalu diperlakukan tidak adil. Monica Cwynar, terapis dari Pittsburgh, menjelaskan bahwa sikap ini sering digunakan untuk mengalihkan fokus dari perilaku mereka sendiri dan meraih simpati.
4. "Kalau kamu sayang, kamu harusnya nurut"
Kalimat bersyarat seperti ini adalah bentuk manipulasi emosional. Tekanan yang diberikan bisa membuat lawan bicara merasa bersalah dan akhirnya menyerah pada keinginan mereka.
5. "Harusnya kamu tahu aku lagi marah"
Narsisis sering berharap orang lain bisa membaca pikirannya. Menurut Grosso, hal ini membuat orang di sekitarnya merasa waspada berlebihan, seolah "jalan di atas kulit telur" agar tidak memicu kemarahan.
6. "Word salad" alias ocehan panjang tak jelas arah

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
