Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 23.07 WIB

9 Frasa Jengkel yang Digunakan Orang Tidak Berkelas Tanpa Disadari Dampak Buruknya

ilustrasi seseorang sedang berbicara, dengan frasa yang kurang pantas, menunjukkan dampak negatif dari pilihan kata yang salah./Freepik - Image

ilustrasi seseorang sedang berbicara, dengan frasa yang kurang pantas, menunjukkan dampak negatif dari pilihan kata yang salah./Freepik

JawaPos.com - Terkadang, ungkapan yang diucapkan bisa mengungkapkan banyak hal tentang diri kita. Frasa tertentu dapat secara tidak sengaja menyampaikan kesan yang buruk. Menggunakan frasa ini dapat membuat Anda terlihat tidak berkelas, bahkan tanpa disadari.

Frasa-frasa ini seringkali dianggap sebagai ucapan biasa. Melansir dari Geediting.com Senin (4/8), ada sembilan frasa yang dapat menimbulkan kesan tersebut. Mengenali dan menghindarinya adalah kunci untuk berkomunikasi lebih efektif.

Berikut adalah sembilan frasa yang sebaiknya dihindari:

  1. "Dengan segala hormat..."

Frasa ini sering digunakan untuk melembutkan kritik, tetapi justru terdengar merendahkan. Menggunakannya menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap orang yang Anda ajak bicara. Pesan yang ingin Anda sampaikan seringkali tersampaikan dengan cara yang salah.

  • "Uang bukanlah segalanya, tetapi..."

  • Ini adalah frasa klise yang berusaha merendahkan materi, namun tetap menyorotinya. Seolah-olah Anda ingin terlihat tidak materialistis. Ini hanya memperlihatkan prioritas yang bertentangan.

  • "Saya tidak bermaksud sombong, tapi..."

  • Mengucapkan ini sebelum membual adalah upaya yang sia-sia. Tujuannya adalah untuk membenarkan perilaku sombong tersebut. Ini justru menyoroti rasa tidak aman Anda.

  • "Apa yang Anda lakukan untuk hidup?"

  • Pertanyaan ini terdengar seperti menilai nilai seseorang berdasarkan pekerjaan mereka. Padahal, ada banyak cara lain untuk memulai percakapan. Lebih baik tanyakan tentang minat atau hobi mereka.

  • "Saya lebih sibuk dari Anda"

  • Ini adalah cara tidak sopan untuk mengatakan bahwa waktu Anda lebih berharga. Pernyataan ini merendahkan pekerjaan atau komitmen orang lain. Hal ini mencerminkan kebutuhan Anda akan validasi.

  • "Itu bagus, tapi..."

  • Frasa ini menolak pendapat orang lain dan menganggap ide Anda lebih superior. Penggunaan kata "tapi" secara langsung membatalkan pujian sebelumnya. Ini dapat membuat orang merasa tidak dihargai.

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore