
ilustrasi tangan sedang menekan tombol "mute" pada layar ponsel, melambangkan tindakan membisukan kontak di media sosial./Freepik
JawaPos.com - Di era media sosial saat ini, fitur "bisukan" atau "mute" sering digunakan oleh banyak orang. Tindakan membisukan kontak ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna lebih dalam. Ada beberapa alasan psikologis di baliknya.
Tindakan tersebut seringkali menunjukkan perilaku tertentu dari penggunanya. Melansir dari Geediting.com Selasa (22/7), terdapat enam perilaku utama dari mereka yang sering membisukan kontak. Memahami ini dapat memberi wawasan lebih jauh tentang dinamika media sosial.
Berikut adalah enam perilaku orang yang secara teratur membisukan kontak mereka di media sosial:
Prioritaskan Kesehatan Mental
Mereka yang sering membisukan kontak cenderung memprioritaskan kesehatan mental. Paparan konten negatif atau berlebihan dapat menguras energi. Membisukan akun membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat.
Menjaga Batasan yang Jelas
Individu ini memiliki pemahaman kuat tentang batasan pribadi. Mereka tidak ragu membatasi interaksi yang dirasa mengganggu. Ini membantu mereka menjaga ruang pribadi dan ketenangan batin.
Mengelola Informasi Berlebihan
Banjir informasi di media sosial dapat sangat membebani pikiran. Orang yang membisukan kontak berusaha mengurangi beban kognitif tersebut. Mereka ingin fokus pada hal-hal yang benar-benar relevan.
Menghindari Konfrontasi atau Drama
Mereka cenderung menghindari konflik atau drama yang tidak perlu di platform sosial. Membisukan kontak adalah cara efektif untuk menjauh dari percakapan tegang. Ini memungkinkan mereka menjaga kedamaian hidup.
Mempertahankan Lingkaran Sosial Kecil
Orang-orang ini mungkin lebih suka mempertahankan lingkaran pertemanan atau koneksi yang lebih intim. Mereka tidak terlalu tertarik pada interaksi permukaan yang luas. Kualitas hubungan lebih penting daripada kuantitas.
Mempraktikkan Kesadaran Diri
Individu ini seringkali sangat sadar diri akan reaksi mereka terhadap konten media sosial. Mereka tahu apa yang memicu stres atau kecemasan pada diri sendiri. Kesadaran ini mendorong mereka untuk membisukan akun tertentu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
