Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 23.20 WIB

7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Selamatkan Pernikahan dari Ancaman Perceraian

Ilustrasi pasangan yang saling mencintai. (Freepik).

 
JawaPos.com- Ketika pernikahan mulai goyah dan perceraian seolah menjadi jalan terakhir, banyak pasangan merasa tidak punya harapan. Tapi menurut terapis pernikahan berpengalaman, ada cara untuk menyelamatkan hubungan bahkan membuat cinta kembali tumbuh seperti dulu. 
 
Lalu apa kuncinya? Kesediaan untuk berusaha dan mengubah kebiasaan.

Awal hubungan biasanya dipenuhi perasaan euforia dan harapan bahwa cinta akan bertahan selamanya. Tapi saat kehidupan berjalan, pekerjaan, anak-anak, dan tekanan hidup lainnya muncul, pasangan lupa bagaimana caranya menjadi rekan hidup yang penuh perhatian

Untuk membantu pasangan keluar dari krisis rumah tangga yang dilansir dari Your Tango, sang terapis membagikan 7 kebiasaan pernikahan yang sering diremehkan namun terbukti bisa menyelamatkan hubungan:

1. Ingat Apa yang Membuat Kalian Jatuh Cinta

Cobalah duduk sejenak dan ingat momen awal jatuh cinta: bagaimana aroma tubuh pasangan, tempat kencan pertama, atau kalimat yang membuatmu yakin dia adalah orang yang tepat. Menuliskan hal-hal ini bisa membantu membangkitkan kenangan manis dan mengubah cara pandang terhadap hubungan yang mungkin kini terasa hambar.

2. Dengarkan Pasangan dengan Penuh Perhatian

Mendengarkan bukan hanya soal diam, tapi benar-benar hadir. Ketika pasangan berbicara, tatap mata mereka, tanggapi dengan empati, dan hindari menghakimi. Pertanyaan mendalam seperti “Apa ketakutan terbesarmu saat ini?” bisa membuka ruang emosional yang lebih intim.

3. Hargai Hal-hal Kecil

Senyuman saat bertemu, pelukan usai pulang kerja, atau pertanyaan sederhana seperti “Hari ini gimana?” bisa menciptakan suasana positif. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa pasangan tetap menjadi prioritas dalam hidupmu, meski kesibukan menumpuk.

4. Hindari Gangguan yang Merusak Koneksi

Matikan ponsel saat makan malam, tunda menjawab email pekerjaan, dan beri waktu eksklusif untuk pasangan. Jadwalkan kencan rutin, walau hanya sekadar jalan kaki bersama. Hadir sepenuhnya menjadi bentuk cinta paling nyata di tengah era digital ini.

5. Lakukan Aktivitas Seru Bersama

Kapan terakhir kalian tertawa terpingkal bersama? Tertawa dan bermain, seperti yang dilakukan anak-anak, bukan hanya menyenangkan tapi juga menyegarkan ikatan emosional. Cobalah menonton film komedi, main board game, atau kenang kembali momen lucu masa lalu.

6. Ubah Ekspektasi, Terima Perubahan

Kamu dan pasangan bukan lagi orang yang sama seperti saat pertama menikah. Terimalah perubahan itu sebagai bagian dari pertumbuhan, bukan ancaman. Jangan paksa pasangan kembali jadi versi lama mereka, karena itu hanya akan memicu luka dan jarak.

7. Jangan Diam Usai Bertengkar dan Berdamailah

Banyak pasangan membiarkan pertengkaran menggantung tanpa penyelesaian. Padahal, meminta maaf dengan tulus dan memberi maaf bisa memperbaiki keretakan hubungan. Berdamai setelah konflik adalah bukti kedewasaan dan cinta yang masih ingin dipertahankan.

Menyelamatkan rumah tangga memang tak bisa terjadi dalam semalam. Tapi dengan usaha kecil yang konsisten, hubungan yang retak bisa diperbaiki, dan cinta yang pudar bisa bersinar kembali. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore