
seseorang yang kehilangan minat saat sesuatu menjadi terlalu terkenal./Freepik.
JawaPos.com - Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tren seperti sekarang, tidak sedikit orang yang merasa kehilangan minat terhadap sesuatu ketika hal tersebut sudah terlalu dikenal atau menjadi arus utama.
Misalnya, ketika sebuah band indie yang dulu hanya dikenal kalangan terbatas mendadak populer, atau ketika sebuah tempat makan yang dulu sepi mendadak viral di media sosial—sebagian orang justru mulai menjauhi hal-hal itu.
Fenomena ini dalam psikologi dikenal sebagai reaksi terhadap "mainstream rejection" atau penolakan terhadap hal-hal yang sudah menjadi populer.
Ternyata, kecenderungan ini tidak muncul begitu saja.
Orang yang bersikap demikian sering kali memiliki pola kepribadian tertentu yang memengaruhi cara mereka menyikapi popularitas dan eksistensi sosial.
DIlansir dari Geediting pada Senin (2/6), terdapat 7 kepribadian yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang kehilangan minat pada sesuatu ketika hal tersebut sudah terlalu terkenal, menurut kajian psikologi:
1. Nonkonformis Alami (Natural Nonconformist)
Orang dengan kepribadian nonkonformis cenderung menghindari segala bentuk keseragaman.
Mereka merasa tidak nyaman jika harus mengikuti arus atau menjadi bagian dari massa yang berpikiran serupa.
Dalam dunia psikologi, ini berkaitan erat dengan kebutuhan untuk mempertahankan identitas unik.
Ketika sesuatu menjadi terlalu populer, mereka merasa seolah-olah "miliknya" telah direbut oleh banyak orang, dan kehilangan nilai keunikannya.
2. Individu dengan Kebutuhan Otonomi Tinggi
Psikolog Edward Deci dan Richard Ryan dalam Teori Motivasi Diri (Self-Determination Theory) mengemukakan bahwa individu dengan kebutuhan otonomi tinggi ingin merasa bahwa pilihan mereka bebas dari pengaruh eksternal.
Ketika sesuatu menjadi terlalu terkenal, mereka merasa tekanan sosial untuk menyukai hal tersebut, dan ini mengganggu rasa otonomi mereka.
Maka, menjauh adalah bentuk pertahanan untuk mempertahankan rasa kontrol terhadap pilihan pribadi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
