Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 02.58 WIB

7 Sifat Orang yang Dibesarkan oleh Orang Tua yang Belum Matang Secara Emosional

7 Sifat Orang yang Dibesarkan oleh Orang Tua yang Belum Matang Secara Emosional - Image

7 Sifat Orang yang Dibesarkan oleh Orang Tua yang Belum Matang Secara Emosional

JawaPos.com - Nggak semua orang tua siap secara emosional ketika mereka membesarkan anak. Ada yang masih bergulat dengan luka batin masa lalu, ada pula yang belum mampu memahami kebutuhan emosional anak secara utuh.

Jika kamu tumbuh bersama orang tua yang belum matang secara emosional, kemungkinan besar kamu membawa "warisan" tertentu ke dalam kehidupan dewasamu.

Dan sayangnya, sifat-sifat ini sering kali justru menyulitkanmu untuk merasa tenang, percaya diri, atau bahagia secara utuh. Dilansir dari DM News, berikut ini tujuh sifat yang umum dimiliki oleh orang yang dibesarkan dalam lingkungan seperti itu.

1. Kesulitan Mengelola Emosi

Salah satu dampak paling nyata adalah kamu jadi kesulitan mengatur emosi. Marah, sedih, atau cemas bisa muncul berlebihan, dan kadang nggak proporsional dengan situasinya. Wajar saja, karena sewaktu kecil kamu nggak pernah benar-benar diajarkan cara menghadapi perasaan.

Orang tua yang belum dewasa secara emosional cenderung mengabaikan atau malah memperburuk ekspresi emosimu, membuatmu tumbuh tanpa kemampuan yang cukup untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi dengan sehat.

2. Selalu Mencari Validasi

Kamu mungkin terbiasa mencari pengakuan dari orang lain, bahkan dalam hal-hal sepele. Rasanya lega banget saat dipuji, dan bisa cemas luar biasa saat tidak mendapat respons dari orang sekitar.

Ini biasanya berakar dari kurangnya dukungan emosional atau pujian di masa kecil. Karena dulu pujian terasa langka, sekarang kamu merasa perlu terus menerus "membuktikan diri" agar dianggap berharga.

3. Nggak Tahu Caranya Bilang 'Tidak'

Kata "tidak" mungkin terasa berat banget buat diucapkan. Kamu takut mengecewakan orang lain, takut dianggap egois, atau malah takut ditinggalkan.

Bisa jadi ini karena kamu tumbuh di lingkungan yang otoriter, di mana setiap perkataan orang tua adalah perintah yang wajib dituruti.

Kamu nggak pernah diajarkan untuk punya batasan pribadi. Sekarang, kamu tumbuh jadi orang yang terlalu sering berkata "iya" meski hatimu menolak.

4. Menghindari Konflik

Banyak dari mereka yang dibesarkan oleh orang tua yang nggak dewasa secara emosional, akhirnya jadi orang yang memilih diam dan mengalah hanya demi menghindari konflik.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore