Ilustrasi penyesalan (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah merasa kecewa pada diri sendiri setelah melakukan sesuatu? Mungkin pernah mengirim pesan yang terlalu impulsif, mengatakan sesuatu yang malah bikin suasana jadi canggung, atau menyetujui sesuatu yang ternyata membawa beban tersendiri.
Setelahnya, muncul suara kecil dalam hati yang berkata, "Kenapa sih harus begitu?" Itu namanya penyesalan. Sebuah rasa yang muncul saat kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Tapi, bagaimana kalau ternyata penyesalan bukan musuh? Bagaimana kalau justru penyesalan bisa menjadi alat untuk bertumbuh?
Søren Kierkegaard pernah berkata, "Hidup hanya bisa dipahami dengan melihat ke belakang, tapi harus dijalani dengan pandangan ke depan." Dan mungkin, penyesalan adalah cara pikiran mencoba memahami masa lalu, agar bisa melangkah lebih hati-hati ke masa depan.
Dilansir dari YouTube Pschy2Go, berikut penjelasan mengenai penyesalan:
Baca Juga: Ingin Terlihat Lebih Menarik Tanpa Mengubah Penampilan Anda? Mulailah Melakukan 7 Hal Ini
Kenapa Penyesalan Muncul?
Secara psikologis, penyesalan adalah bentuk refleksi. Ibarat sistem evaluasi internal yang berfungsi meninjau keputusan yang sudah dibuat, lalu memberikan catatan kecil: "Lain kali, pikirkan lebih matang."
Dalam psikologi, ini disebut pemikiran kontrafaktual, yaitu membayangkan alternatif yang mungkin saja terjadi seandainya mengambil keputusan yang berbeda.
Ada dua jenis:
Menariknya, saat penyesalan dikelola dengan cara yang sehat, ia bisa mendorong seseorang membuat keputusan yang lebih baik ke depannya.
Tapi jika terlalu larut dan terus-menerus menyalahkan diri sendiri, penyesalan bisa jadi beban yang membuat langkah terasa berat.
Bagaimana Cara Berdamai dengan Penyesalan?
1. Ubah Cara Pandang terhadap Diri Sendiri
Diri di masa lalu mungkin belum tahu apa yang sekarang sudah diketahui. Saat itu, keputusan diambil berdasarkan informasi dan pengalaman yang terbatas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
