Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 06.32 WIB

Sering Belanja Saat Stres atau Depresi? Waspadai Doom Spending, Ini Tanda-Tandanya

Ilustrasi seseorang yang sedang membeli pakaian/pexels

JawaPos.com - Saat merasa stres dan depresi sebagian orang memilih berbelanja sebagai pelarian.

Aktivitas berbelanja dianggap bisa membuat hati terasa senang dan mengalihkan pikiran dari perasaan sedih dan putus asa.

Situasi penuh tekanan mendorong kita untuk mencari solusi instan untuk menemukan kesenangan.

Salah satu yang paling mudah diakses adalah berbelanja. Kemajuan teknologi seperti kemudahan belanja lewat e-commerce dan online shop, turut memperparah perilaku impulsif untuk berbelanja. 

Tanpa sadar kita mulai membeli berbagai barang demi mengisi rasa hampa secara emosional.

Namun, jika perilaku ini dibiarkan secara terus-menerus, kebiasaan berbelanja tanpa kendali bisa berdampak negatif. Perilaku ini bisa menjadi indikasi seseorang mengidap doom spending.

Doom spending juga semakin memperburuk kondisi mental, karena kebahagiaan sesaat dari berbelanja tidak dapat menyembuhkan luka batin.

Oleh karena itu praktik mindfulness, seperti membuat keputusan dengan sadar bisa membantu anda menghindari perilaku ini.

Anda juga bisa mengalihkan keinginan berbelanja dengan melakukan  aktivitas fisik, membatasi media sosial, tidur yang cukup, dan makan secara teratur.

Mengutip dari laman verywellmind.com berikut adalah penjelasan yang lengkap apa yang dimaksud dengan doom spending.

Apa itu doom spending

Doom spending adalah perilaku membelanjakan uang secara impulsif dan tanpa berpikir dua kali.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore