Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 15.21 WIB

Orang yang Lebih Memilih Membayar Secara Tunai daripada Digital Cenderung Punya 7 Ciri-ciri Ini, Apa Saja?

Ilustrasi orang yang lebih memilih membayar secara tunai daripada digital. (freepik/ gpointstudio) - Image

Ilustrasi orang yang lebih memilih membayar secara tunai daripada digital. (freepik/ gpointstudio)

JawaPos.com - Di era serba digital seperti sekarang, hampir semua hal bisa dilakukan secara instan dan praktis melalui smartphone, termasuk membayar kebutuhan sehari-hari.

Namun, menariknya, masih banyak orang yang tetap setia menggunakan uang tunai saat berbelanja, meskipun tersedia berbagai metode pembayaran digital yang lebih cepat dan efisien.

Ternyata, pilihan ini bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi juga bisa mencerminkan sisi kepribadian atau pola pikir tertentu.

Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Selasa (6/5), berikut merupakan 7 ciri-ciri yang dimiliki oleh orang yang lebih memilih membayar secara tunai daripada digital.

1. Takut Lebih Boros Jika Menggunakan Pembayaran Digital

Sebagian orang merasa lebih boros saat memakai kartu atau dompet digital karena mereka tidak bisa melihat langsung uang yang keluar.

Mereka merasa uang lebih cepat habis karena tinggal tap saja tanpa terasa. Sementara jika membayar secara tunai, kita bisa langsung tahu sisa uang di dompet dan lebih berpikir sebelum belanja.

Namun sekarang sudah banyak aplikasi pengatur keuangan yang sangat membantu. Kita bisa melihat pengeluaran secara real time dan bahkan memasang pengingat kalau sudah hampir melewati batas anggaran.

Jadi, jika tujuannya untuk menghindari pemborosan, teknologi saat ini justru bisa menjadi alat bantu yang efektif bila dimanfaatkan dengan tepat.

2. Takut Gagap Teknologi atau Salah Menggunakan

Rasa takut akan teknologi baru juga menjadi alasan mengapa sebagian orang masih memilih bayar memggunakan uang tunai. Mereka khawatir salah pencet, bingung saat scan barcode, atau bahkan malu jika tidak bisa saat di depan kasir.

Perasaan ini sangat manusiawi, apalagi bagi yang belum terbiasa. Namun, kenyataannya, penggunaan aplikasi pembayaran digital kini semakin mudah dan dibuat sesederhana mungkin.

Banyak kasir dan petugas toko yang siap membantu jika kita butuh bantuan. Bahkan, kita bisa mencoba berlatih saat suasana toko sedang sepi atau minta diajari oleh teman.

Setelah terbiasa, rasa takut itu biasanya akan hilang, dan kita justru merasa lebih praktis dengan sistem ini.

3. Tidak Percaya pada Bank atau Lembaga Keuangan Besar

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore