
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni. (Indra Setiawan/Antara)
JawaPos.com-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Arif Fathoni meminta lokasi titik parkir ditutup jika juru parkir yang menjaga masih menerima pembayaran tunai menyusul Kota Surabaya saat ini memberlakukan digitalisasi parkir.
"Setiap parkir di tepi jalan umum dan tempat usaha atau warung makan tak lagi berlaku pembayaran tunai. Semua harus cashless atau nontunai untuk menekan kebocoran pendapatan parkir dan lebih akuntabel," katanya di Surabaya, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan pemilik usaha harus menumbuhkan kesadaran kolektif mereka untuk melaksanakan kebijakan pemkot dengan baik, bukan hanya juru parkir yang diberi sanksi.
Toni, sapaan Arif Fathoni, meyakini pelaku usaha parkir akan memahami kebijakan parkir nontunai mengingatkan selama ini dari kantong parkir mereka bisa menyekolahkan anak dan mensejahterakan keluarganya.
Menurutnya, program parkir nontunai di Surabaya sudah disosialisasikan April 2026 ini, namun dalam implementasinya di lapangan masih banyak menimbulkan risiko.
Pimpinan DPRD Surabaya menyesali dan mengecam bentuk kekerasan apa pun karena, menurut dia, setiap perubahan kebijakan pasti akan menimbulkan pro dan kontra di lapangan.
Namun sesuai ajaran agama, pilihlah yang madharatnya lebih sedikit, manfaatnya lebih banyak," ujar Toni.
Ia menjelaskan digitalisasi parkir adalah ikhtiar Wali Kota Surabaya untuk mengurai benang kusut perparkiran yang tidak pernah selesai dari kepemimpinan-kepemimpinan sebelumnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
