Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 04.04 WIB

Bukan Cuma soal Rasa, Ini 7 Karakter Unik Pencinta Makanan Pedas Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang menyukai makanan pedas. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang menyukai makanan pedas. (Freepik)

JawaPos.com - Menyukai makanan pedas bukan cuma soal keberanian menghadapi rasa terbakar di lidah. Ada perbedaan besar antara sekadar bisa menoleransi pedas dan benar-benar mencintainya. Di balik pilihan rasa ekstrem ini, ternyata tersembunyi berbagai sisi menarik dari kepribadian seseorang.

Orang-orang yang secara konsisten mencari sambal di setiap makan atau dengan senang hati menyantap cabai rawit bukan hanya punya toleransi tinggi terhadap rasa pedas, tapi ada faktor psikologis yang ikut berperan. Melansir dari laman DMNews pada Senin (05/05), berikut adalah tujuh karakter unik yang sering ditemukan pada para pecinta makanan pedas, berdasarkan sudut pandang psikologi.

Jika kamu termasuk orang yang tak pernah bosan dengan rasa menggigit dari cabai atau saus sambal, bisa jadi kamu akan menemukan sisi diri yang belum kamu sadari.

1. Suka Tantangan dan Sensasi Ekstrem

Makan makanan pedas bukan sekadar soal rasa, ada sensasi fisik yang ikut terlibat. Mulai dari keringat yang mengucur, napas yang memburu, hingga lidah yang terasa terbakar. Orang yang menyukai tantangan dan situasi yang memacu adrenalin biasanya tertarik dengan pengalaman semacam ini.

Mereka dikenal sebagai "pencari sensasi" dalam istilah psikologi, tipe orang yang menikmati risiko dan tantangan. Jadi, kalau kamu senang mencoba level pedas tertinggi di restoran, mungkin ada jiwa petualang yang suka uji nyali dalam dirimu.

2. Terbuka terhadap Hal-Hal Baru

Banyak dari kita tumbuh besar dengan menu yang aman dan biasa-biasa saja. Namun, seseorang yang menyukai makanan pedas cenderung lebih terbuka untuk menjelajah rasa dan pengalaman kuliner yang belum familiar.

Dalam psikologi, sifat ini disebut "openness to experience" yakni ciri kepribadian yang mencerminkan imajinasi tinggi, kreativitas, dan rasa ingin tahu. Orang dengan tipe ini cenderung tidak takut mencoba hal baru, baik dalam makanan maupun dalam kehidupan secara umum.

3. Punya Toleransi Rasa Sakit yang Tinggi

Sensasi pedas sebenarnya adalah respons tubuh terhadap rasa sakit. Zat bernama capsaicin yang ada dalam cabai mengaktifkan reseptor nyeri di mulut, menciptakan sensasi terbakar. Namun, bagi pecinta pedas, sensasi ini justru dinikmati.

Semakin sering seseorang mengonsumsi makanan pedas, semakin terbiasa tubuhnya terhadap rasa sakit tersebut. Bahkan, reseptor nyerinya bisa jadi lebih tumpul dari biasanya. Ini menunjukkan bahwa pecinta makanan pedas cenderung memiliki ketahanan terhadap rasa sakit yang lebih tinggi dari rata-rata.

4. Jiwa Kompetitif yang Menyala

Pernah lihat tantangan makan cabai ekstrem atau ikut lomba siapa yang tahan pedas paling lama? Kegemaran terhadap makanan pedas kadang muncul dari semangat untuk berkompetisi dan mengalahkan batas diri sendiri.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore