Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 April 2025 | 03.45 WIB

Orang yang Selalu Memilih Kursi Dekat Jendela Saat Naik Transportasi Umum Biasanya Memiliki 7 Sifat Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi tempat duduk di kendaraan umum menentukan kepribadian seseorang (freepik/tawatchai07) - Image

Ilustrasi tempat duduk di kendaraan umum menentukan kepribadian seseorang (freepik/tawatchai07)

JawaPos.com - Bepergian dengan transportasi umum seperti bus, kereta, atau angkot kadang terasa sebagai rutinitas. Tapi bagi sebagian orang, ada satu hal kecil yang justru sangat penting—memilih tempat duduk.

Nah, kalau kamu termasuk yang selalu mencari posisi di dekat jendela, bisa jadi pilihan itu bukan hanya soal kenyamanan.

Psikologi menyebut bahwa keputusan sederhana seperti ini bisa mengungkap banyak hal tentang kepribadian kita.

Berikut tujuh sifat yang sering dimiliki orang-orang yang selalu mengincar kursi di dekat jendela saat naik transportasi umum, dikutip dari News Reports, Minggu (6/4).

1. Cenderung Introvert

Duduk di dekat jendela memberi ruang untuk merasa "terpisah" dari hiruk-pikuk penumpang lain. Buat orang introvert, posisi ini menciptakan semacam batas pribadi yang membantu mereka merasa lebih tenang dan tidak terlalu terekspos.

Mereka biasanya lebih nyaman menikmati pemandangan luar daripada terlibat obrolan dengan orang asing. Di tengah keramaian, kursi dekat jendela menjadi tempat mereka untuk recharge energi sosial sambil menikmati momen menyendiri.

2. Imajinatif dan Kreatif

Melihat dunia luar dari balik jendela bisa membangkitkan berbagai imajinasi. Setiap bangunan, kendaraan, atau orang yang lewat bisa memicu ide, lamunan, atau bahkan inspirasi baru bagi mereka yang kreatif.

Bagi tipe ini, perjalanan bukan hanya soal berpindah tempat. Itu adalah pengalaman visual yang bisa memicu cerita dalam kepala mereka—baik itu kenangan, harapan, atau bahkan mimpi-mimpi liar yang belum sempat diwujudkan.

3. Menyukai Rasa Kendali

Ketika seseorang duduk di dekat jendela, mereka bisa mengatur posisi duduknya sendiri, menyesuaikan pencahayaan (jika ada tirai), atau sekadar menjauh dari lalu-lalang di lorong. Ini memberi ilusi bahwa mereka memegang sedikit kendali atas ruang pribadi mereka.

Di dunia yang seringkali terasa tidak terduga, pilihan ini bisa menjadi cara kecil untuk menciptakan rasa aman. Meski berada di ruang publik, mereka tetap bisa merasa punya kontrol atas kenyamanan pribadi.

4. Punya Jiwa Observatif

Orang-orang yang observatif gemar memperhatikan detail kecil yang sering dilewatkan orang lain. Duduk di dekat jendela memberi mereka akses langsung untuk melihat pemandangan sekitar dengan bebas.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore