Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 April 2025 | 04.14 WIB

7 Perilaku Seseorang yang Selalu Membutuhkan Orang Lain secara Emosional, Bukan Berdasarkan Ketulusan

Ilustrasi orang yang mencari validasi. (Pexels.com/cottonbrostudio) - Image

Ilustrasi orang yang mencari validasi. (Pexels.com/cottonbrostudio)

JawaPos.com - Pada dasarnya manusia selalu membutuhkan satu sama lain, karena kehidupan kita tak lepas dari peran mereka bahkan dalam hal sekecil apapun.

Mengutip laman Kemenag Bali pada Sabtu (05/04), oleh karena itu, kita perlu menciptakan suasana yang sentosa serta sebisa mungkin untuk saling memaklumi satu sama lain dengan orang lain.

Seperti tidak memancing kemarahan, menyebarkan aib-aib orang lain, serta menyebarkan berita yang bisa memicu konflik atau pun hal-hal tak terpuji lainnya. Sebaliknya, sebisa mungkin kita saling tolong menolong dengan senantiasa membantu orang lain dengan sekuat kemampuan kita.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada Sabtu (05/04), inilah 7 perilaku seseorang yang selalu membutuhkan orang lain secara emosional dan ini bukan berdasarkan ketulusan.

1. Terus mencari validasi

Sekarang, kita semua membutuhkan sedikit jaminan dari waktu ke waktu. Itu adalah bagian alami dari menjadi manusia.

Namun ketika kita secara konsisten mencari validasi dari orang lain untuk setiap keputusan atau tindakan, itu dapat menunjukkan rasa tidak aman yang mendalam.

Lalu meskipun itu normal untuk mencari saran atau masukan, terus-menerus meminta persetujuan orang lain dapat membuat kamu tampak membutuhkan secara emosional.

Inilah masalahnya, tidak apa-apa untuk mempercayai penilaian sendiri dan tidak apa-apa untuk tidak sempurna. Kemandirian dan kepercayaan diri berasal dari dalam, bukan dari pendapat orang lain.

2. Berbagi detail pribadi secara berlebihan

Kita semua memiliki cerita pribadi sendiri, dan membagikannya dapat menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan orang lain. Tetapi ada garis tipis antara bersikap terbuka dan berbagi secara berlebihan.

Berbagi mungkin itu bagus, tetapi penting untuk membiarkan hubungan berkembang secara alami dari waktu ke waktu. Bersikaplah terbuka, tulus, tetapi juga perhatikan kecepatan di mana kamu mengungkapkan narasi pribadi.

3. Selalu menjadi yang pertama menjangkau

Dalam hubungan apapun, baik itu persahabatan atau romantis, keseimbangan adalah kuncinya. Ketika satu orang selalu memulai kontak, itu bisa terlihat seperti membutuhkan secara emosional.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore