
seseorang yang berhenti menyenangkan orang lain. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Memasuki usia 55 tahun sering menjadi titik refleksi penting dalam hidup. Banyak orang mulai menyadari bahwa sebagian besar hidup mereka telah dihabiskan untuk memenuhi harapan orang lain—keluarga, teman, rekan kerja, bahkan masyarakat.
Menurut psikologi perkembangan, fase ini sering berkaitan dengan kebutuhan untuk menemukan kembali makna hidup dan menjalani kehidupan yang lebih autentik. Pada titik ini, banyak orang merasa lelah terus-menerus berusaha menyenangkan orang lain, terutama jika hal itu membuat mereka mengabaikan kebutuhan diri sendiri.
Berhenti menjadi "people pleaser" bukan berarti menjadi egois atau tidak peduli pada orang lain. Justru sebaliknya, ini berarti Anda mulai hidup dengan batasan yang sehat, menghargai diri sendiri, dan menjalani hidup dengan lebih jujur.
Dilansir dari Expert Editor, jika Anda ingin mulai menjalani fase hidup yang lebih bebas dan bermakna setelah usia 55 tahun, psikologi menyarankan untuk meninggalkan delapan kebiasaan berikut.
1. Mengatakan “ya” ketika sebenarnya ingin mengatakan “tidak”
Salah satu ciri paling umum dari orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain adalah kesulitan mengatakan tidak.
Banyak orang terbiasa mengiyakan permintaan orang lain karena takut dianggap tidak baik, tidak peduli, atau egois. Namun kebiasaan ini sering membuat seseorang kelelahan secara emosional.
Psikologi menyebut kemampuan mengatakan tidak sebagai bagian dari assertiveness atau sikap asertif. Orang yang asertif mampu menghormati kebutuhan orang lain tanpa mengorbankan kebutuhan dirinya sendiri.
Setelah usia 55, belajar mengatakan tidak bisa menjadi salah satu bentuk kebebasan terbesar dalam hidup.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022