Ilustrasi orang yang sudah diremehkan di tempat kerja.
JawaPos.com – Dalam dunia psikologi, istilah workaholic atau orang gila kerja merujuk pada individu yang memiliki kecenderungan bekerja secara berlebihan hingga mengabaikan aspek penting lain dalam hidupnya, seperti kesehatan, keluarga, bahkan kehidupan sosial.
Kepribadian seperti ini sering kali terjebak dalam lingkaran ambisi yang tak berujung, seolah merasa hidupnya hanya akan berarti jika terus-menerus bekerja dan mengejar target tanpa henti.
Psikologi memandang workaholic bukan sekadar rajin bekerja, tetapi sudah masuk pada fase perilaku kompulsif yang dipicu oleh kebutuhan emosional untuk merasa berharga lewat pekerjaan.
Tanpa disadari, orang yang gila kerja justru berisiko mengalami stres berkepanjangan, kelelahan mental, dan kehilangan makna hidup.
Ada beberapa tanda yang bisa dikenali untuk mengetahui apakah seseorang termasuk dalam kepribadian workaholic menurut psikologi, yang kerap kali sulit membedakan antara bekerja keras dengan terobsesi pada pekerjaan.
Dilansir dari geediting.com pada Selasa (18/3), diterangkan bahwa terdapat delapan tanda workaholic orang gila kerja menurut psikologi.
Bagi sebagian orang, “kerja keras tanpa henti” bukan sekadar frasa, tetapi telah menjadi semacam mantra kehidupan.
Mereka secara terbuka membagikan kutipan-kutipan motivasi tentang kesibukan di media sosial, dengan bangga menganut filosofi “tim tanpa tidur” dan terus-menerus membicarakan betapa banyaknya beban tanggung jawab yang mereka pikul.
Di balik sikap pamer tersebut, banyak dari mereka yang sebenarnya mengakui bahwa mereka lebih menginginkan jadwal yang lebih santai namun tetap terbelenggu oleh rasa bersalah setiap kali mereka tidak sedang produktif.
Mereka mengimbangi perasaan ini dengan meyakinkan diri sendiri dan orang lain bahwa bekerja tanpa henti adalah sesuatu yang mulia atau bahkan mempesona.
Beberapa dari mereka bahkan membanggakan kegiatan bekerja saat liburan, seolah-olah itu adalah tanda kehormatan yang patut dirayakan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
