Ilustrasi orang yang sering berbohong (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kebohongan kecil mungkin pernah kita ucapkan, tetapi ada perbedaan besar antara sekadar berbohong sesekali dan membangun seluruh hidup di atas kebohongan. Orang-orang yang terus-menerus berbohong cenderung memiliki pola tertentu dalam cara mereka berinteraksi dan berkomunikasi.
Mereka yang hidup dalam kebohongan sering kali menunjukkan kebiasaan khas yang bisa menjadi tanda peringatan bagi orang di sekitarnya. Jika Anda ingin mengetahui apakah seseorang termasuk dalam kategori ini, perhatikan delapan tanda berikut.
Dilansir dari laman Geediting, Senin (10/03), berikut adalah delapan kebiasaan yang sering dimiliki oleh orang yang membangun hidupnya di atas kebohongan.
1. Mereka adalah Pendongeng Ulung
Siapa yang tidak suka mendengar cerita menarik? Orang yang sering berbohong biasanya memiliki keterampilan bercerita yang luar biasa.
Mereka bisa menyusun narasi yang sangat meyakinkan hingga sulit dibedakan dari kenyataan. Namun, di balik cerita yang tampak mengagumkan, sering kali tersembunyi fakta yang dipelintir atau bahkan dibuat-buat. Jika seseorang sering bercerita secara berlebihan atau dramatis, bisa jadi itu adalah cara mereka menutupi kebohongan.
2. Ceritanya Selalu Berubah-ubah
Salah satu tanda paling jelas dari seorang pembohong adalah ketidakkonsistenan dalam cerita mereka.
Misalnya, seseorang mungkin pernah menceritakan pengalaman menang besar di kasino, tetapi beberapa bulan kemudian, cerita itu berubah menjadi pelajaran hidup tentang kecanduan judi. Perubahan kecil dalam cerita bisa menjadi tanda bahwa seseorang tidak jujur dan sedang mencoba menyesuaikan kebohongan mereka agar tetap meyakinkan.
3. Mereka Sangat Defensif saat Ditanya
Orang yang jujur biasanya bisa mengakui kesalahan atau memberikan klarifikasi jika ada kesalahpahaman. Sebaliknya, pembohong cenderung bersikap defensif atau marah ketika cerita mereka dipertanyakan.
Secara psikologis, ini dikenal sebagai cognitive dissonance, yaitu ketidaknyamanan mental yang terjadi ketika seseorang dihadapkan pada informasi yang bertentangan dengan keyakinan atau kebohongan yang mereka buat. Alih-alih mengakui kesalahan, mereka lebih memilih membela diri atau menyalahkan orang lain.
4. Mereka Sering Melebih-lebihkan dan Membuat Cerita Terlalu Rumit
Orang yang hidup dalam kebohongan sering kali menyusun cerita yang terlalu rumit dengan banyak detail yang tidak perlu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
