Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Maret 2025 | 22.08 WIB

Orang yang Tidak Memiliki Banyak Hal dalam Hidup Namun Tetap Bersyukur Biasanya Menunjukkan 7 Kekuatan ini Menurut Psikolog

Ilustrasi tujuh kekuatan yang cenderung ditunjukkan oleh orang-orang yang bersyukur dengan kehidupan yang rendah hati. - Image

Ilustrasi tujuh kekuatan yang cenderung ditunjukkan oleh orang-orang yang bersyukur dengan kehidupan yang rendah hati.

JawaPos.com - Beberapa orang nampaknya tidak memiliki banyak hal tetapi tetap memancarkan rasa syukurnya. Kita sering kali berasumsi bahwa kebahagiaan itu datang dari memiliki lebih banyak, entah lebih banyak uang, kesuksesan, atau kenyamanan.

Namun, sebagian orang yang paling kuat dan tangguh adalah mereka yang menghargai hidup meskipun memiliki sangat sedikit hal. Psikologi bahkan mendukung hal ini.

Penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur bukan hanya tentang rasa terima kasih, tetapi adalah pola pikir yang membentuk kekuatan batin dan ketahanan emosional seseorang.

Dilansir dari Hack Spirit, inilah tujuh kekuatan yang cenderung ditunjukkan oleh orang-orang yang bersyukur dengan kehidupan yang rendah hati.

1. Fokus pada apa yang mereka miliki

Orang yang bersyukur tidak memikirkan apa yang hilang dari hidup mereka. Sebaliknya, mereka mengalihkan perhatian mereka pada apa yang mereka miliki, tidak peduli seberapa kecilnya.

Ini bukan berarti mereka mengabaikan perjuangannya. Itu hanya berarti mereka tidak membiarkan perjuangan tersebut mendefinisikan mereka. Psikolog menyebut ini dengan "penilaian ulang yang positif".

Ini adalah kemampuan untuk menemukan nilai dalam situasi sulit, yang membantu membangun ketahanan emosional. Dengan berfokus pada kebaikan, mereka menciptakan rasa berkelimpahan bahkan saat sumber daya terbatas. Pola pikir itu membuat mereka kuat, apa pun yang terjadi dalam hidup.

2. Menemukan kegembiraan dalam hal yang sederhana

Beberapa orang berpikir kebahagiaan datang dari pencapaian besar seperti mendapat pekerjaan bagus, jalan-jalan keliling dunia, membeli barang bagus. Sampai kau bertemu dengan salah satu orang paling bahagia.

Ia menemukan kegembiraan dalam hal-hal terkecil, secangkir teh hangat, percakapan yang ramah, suara burung di luar jendelanya. Ia mungkin berkata, “Kebahagiaan bukanlah tentang memiliki lebih banyak. Melainkan tentang memperhatikan apa yang sudah ada di sini.”

Kemampuan untuk menghargai momen-momen sederhana ini meningkatkan kepuasan hidup secara keseluruhan. Menyaksikannya mereka menjalani hidup seperti itu membuat Anda menyadari bahwa rasa syukur bukan tentang keadaan, melainkan tentang perspektif.

3. Tidak membuang waktu untuk merasa kasihan pada diri sendiri

Hidup tidak selalu adil. Ada orang yang memulai dengan lebih banyak, sementara yang lain harus berjuang untuk setiap hal kecil. Namun, orang yang bersyukur tidak berdiam diri dan berkutat pada ketidakadilan hidup.

Mereka tidak berpesta mengasihani diri sendiri atau menunggu seseorang datang dan memperbaiki segalanya. Mereka menerima kenyataan dan terus maju. Bukan karena itu mudah, tetapi karena mereka tahu bahwa mengasihani diri sendiri tidak akan mengubah apa pun.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore