Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Maret 2025 | 19.06 WIB

7 Perilaku Tidak Menakutkan yang Sering Dianggap Sebagai Ancaman oleh Orang yang Tidak Percaya Diri Menurut Psikologi

seseorang yang menganggap sesuatu yang sebenarnya tidak berbahaya menjadi ancaman. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang menganggap sesuatu yang sebenarnya tidak berbahaya menjadi ancaman. (Freepik/freepik)

JawaPos.com - Tidak semua orang dapat dengan mudah menerima perbedaan atau keberhasilan orang lain dengan lapang dada.

Bagi individu yang tidak percaya diri, beberapa perilaku yang sebenarnya tidak berbahaya dapat terlihat sebagai ancaman pribadi.

Hal ini terjadi karena mereka merasa tidak cukup baik, takut dibandingkan, atau memiliki ketidakamanan dalam diri mereka sendiri.

Psikologi menunjukkan bahwa ketika seseorang memiliki harga diri yang rendah, mereka cenderung lebih defensif dan mudah tersinggung terhadap situasi yang sebenarnya tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Dilansir dari Geediting pada Minggu (2/3), terdapat tujuh perilaku yang sering dianggap sebagai ancaman pribadi oleh orang yang tidak percaya diri.

1. Kepercayaan Diri yang Tinggi

Seseorang yang percaya diri sering kali dilihat sebagai sombong atau arogan oleh individu yang kurang percaya diri.

Padahal, kepercayaan diri bukanlah sesuatu yang ditujukan untuk merendahkan orang lain, melainkan hasil dari kerja keras, pengalaman, dan pemahaman akan kemampuan diri sendiri.

Orang yang tidak percaya diri mungkin merasa terintimidasi oleh seseorang yang berbicara dengan mantap, berdiri tegak, atau berani mengemukakan pendapatnya.

Mereka melihatnya sebagai ancaman karena mereka sendiri merasa kurang berharga atau takut dibandingkan.

2. Mengambil Inisiatif dan Memimpin

Seseorang yang secara alami memiliki jiwa kepemimpinan sering kali dianggap dominan atau berusaha mengontrol orang lain.

Padahal, banyak orang yang memimpin bukan karena ingin menguasai, tetapi karena mereka mampu mengorganisir dan mengambil keputusan dengan baik.

Orang yang tidak percaya diri mungkin merasa tersisih atau takut tersaingi ketika melihat seseorang yang mengambil peran kepemimpinan.

Mereka bisa salah menafsirkan kepemimpinan sebagai upaya untuk menunjukkan superioritas, padahal itu hanyalah refleksi dari kemampuan seseorang untuk bertindak dan mengambil tanggung jawab.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore