Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Februari 2026 | 00.16 WIB

9 Hal yang Diperhatikan Orang Kaya di Menit Pertama Bertemu Orang Baru Menurut Psikologi

seseorang yang memperhatikan orang lain


JawaPos.com - Dalam dunia bisnis dan jaringan sosial kelas atas, menit pertama bukan sekadar basa-basi. Banyak penelitian psikologi sosial menunjukkan bahwa manusia membentuk kesan awal hanya dalam hitungan detik. Bagi orang-orang dengan tingkat kesuksesan finansial tinggi—seperti pengusaha, investor, atau eksekutif—kemampuan membaca orang dengan cepat adalah keterampilan penting.

Tokoh seperti Warren Buffett atau Elon Musk dikenal sangat selektif dalam memilih rekan kerja dan mitra bisnis. Dalam banyak wawancara, mereka menekankan pentingnya karakter, integritas, dan cara berpikir sejak pertemuan pertama.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (19/2), terdapat 9 hal yang secara psikologis cenderung diperhatikan orang kaya dalam menit pertama bertemu orang baru:

Baca Juga: Tanda Dibesarkan oleh Seorang Ibu yang Kuat? Jika Kamu Mendapati Diri Anda Melakukan 8 Hal Ini Saat Dewasa Menurut Psikologi

1. Bahasa Tubuh (Body Language)

Menurut psikologi komunikasi nonverbal, lebih dari 50% pesan disampaikan melalui bahasa tubuh. Orang sukses biasanya langsung memperhatikan:

Kontak mata (apakah percaya diri atau menghindar)

Postur tubuh (tegak atau membungkuk)

Cara berjabat tangan

Ekspresi wajah

Bahasa tubuh yang terbuka dan stabil memberi sinyal kepercayaan diri serta kejujuran. Sebaliknya, gerakan gelisah bisa menimbulkan kesan kurang yakin atau tidak tulus.

Dalam psikologi sosial, emosi bersifat “menular” (emotional contagion). Orang kaya sering berada di lingkungan bertekanan tinggi, sehingga mereka peka terhadap energi orang lain.

Mereka bertanya secara tidak sadar:

Apakah orang ini membawa solusi atau masalah?

Apakah energinya positif atau penuh keluhan?

Energi yang stabil dan optimis lebih menarik daripada sikap negatif atau terlalu agresif.

3. Kepercayaan Diri yang Sehat

Percaya diri berbeda dengan arogan. Psikologi menyebutnya sebagai “secure self-concept” — konsep diri yang kuat namun tidak berlebihan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore