Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Desember 2025 | 02.58 WIB

Jika Seorang Pria Sudah Tidak Lagi Merasakan Cinta, Ia Biasanya Akan Menunjukkan 8 Perilaku Diam-Diam Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tidak lagi merasakan cinta./Freepik/prostock-studio - Image

seseorang yang tidak lagi merasakan cinta./Freepik/prostock-studio

JawaPos.com - Cinta jarang benar-benar menghilang dalam semalam. Ia lebih sering memudar perlahan, nyaris tak terdengar, seperti api kecil yang kehabisan oksigen.

Dalam banyak hubungan, terutama pada pria, hilangnya perasaan cinta tidak selalu diekspresikan lewat kata-kata atau pertengkaran besar.

Justru sebaliknya—psikologi menunjukkan bahwa pria yang tak lagi mencintai cenderung memperlihatkan perubahan perilaku yang halus, diam-diam, dan sering kali disalahartikan sebagai “sedang lelah” atau “sibuk saja”.

Masalahnya, ketika sinyal-sinyal ini diabaikan, hubungan bisa berjalan dalam kondisi hampa emosi, menyisakan kebingungan dan luka yang tak perlu.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (27/12), terdapat delapan perilaku diam-diam yang kerap muncul ketika seorang pria sudah tidak lagi merasakan cinta, ditinjau dari sudut pandang psikologi hubungan.

1. Ia Hadir Secara Fisik, Namun Absen Secara Emosional

Menurut psikologi, keterikatan emosional adalah inti dari cinta. Ketika cinta memudar, seorang pria mungkin masih duduk di samping Anda, masih menjalani rutinitas yang sama, tetapi kehadirannya terasa kosong.

Ia jarang menunjukkan empati, tidak lagi penasaran dengan perasaan Anda, dan respons emosionalnya terasa datar.

Bukan karena ia tidak mampu berempati, melainkan karena investasinya secara emosional sudah berkurang. Ia “ada”, namun tidak benar-benar bersama.

2. Percakapan Menjadi Dangkal dan Fungsional

Cinta mendorong manusia untuk berbagi cerita, pikiran, dan perasaan. Saat cinta hilang, percakapan berubah menjadi sekadar alat koordinasi: soal jadwal, kebutuhan rumah, atau hal-hal teknis lainnya.

Psikologi menyebut ini sebagai emotional disengagement. Ia tidak lagi merasa perlu membuka diri, karena secara tidak sadar ia sudah berhenti membangun kedekatan batin.

3. Ia Tidak Lagi Berusaha Memahami Konflik

Pria yang masih mencintai biasanya ingin menyelesaikan konflik, meski caranya tidak selalu sempurna. Namun ketika cinta memudar, konflik dianggap melelahkan dan tidak layak diperjuangkan.

Alih-alih berdiskusi, ia memilih diam, menghindar, atau berkata, “Terserah.” Dalam psikologi, sikap ini sering menjadi tanda bahwa seseorang sudah melepaskan harapan terhadap hubungan tersebut.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore