
Ilustrasi makanan yang mengandung nutrisi sebagai anti-aging kulit. (freepik)
JawaPos.com - Setiap orang memiliki comfort food andalan makanan yang selalu dicari saat lelah, stres, atau butuh penghiburan.
Entah itu semangkuk es krim, sepiring pasta hangat, atau camilan renyah, pilihan tersebut bukan sekadar soal rasa.
Tanpa disadari, makanan yang kita pilih saat emosi sedang tidak stabil sering kali mencerminkan kepribadian, cara menghadapi tekanan, dan kebutuhan emosional.
Dikutip dari laman Global English Editing, Jumat (26/12), comfort food dapat menjadi petunjuk kecil tentang bagaimana seseorang memaknai kenyamanan dan keamanan dalam hidupnya.
Berikut ulasan menarik tentang makna di balik comfort food favorit dan kaitannya dengan karakter seseorang.
Jika setelah hari yang melelahkan Anda langsung mencari es krim, kue, atau dessert manis lainnya, besar kemungkinan Anda memiliki kepribadian yang hangat dan mudah bergaul.
Orang yang menjadikan makanan manis sebagai pelarian emosional biasanya menikmati hal-hal sederhana dan tidak suka mempersulit hidup.
Mereka cenderung optimistis, ramah, dan mampu menciptakan suasana nyaman bagi orang di sekitarnya.
Namun, jika makanan manis menjadi pelarian utama saat stres, ini bisa menjadi sinyal untuk lebih memperhatikan keseimbangan dan perawatan diri.
Pasta, nasi hangat, roti, atau mie sering menjadi simbol kenyamanan dan rasa aman. Mereka yang mengandalkan makanan tinggi karbohidrat sebagai comfort food biasanya mendambakan stabilitas dan ketenangan.
Selain itu, pencinta karbohidrat kerap memiliki sisi kreatif. Variasi bentuk, rasa, dan cara penyajian mencerminkan kepribadian yang fleksibel serta menikmati proses, bukan sekadar hasil akhir.
Keju dikenal mampu memicu pelepasan dopamin, hormon yang memunculkan rasa senang. Tak heran jika pizza keju atau mac and cheese sering menjadi pilihan di saat suasana hati menurun.
Orang yang memilih makanan berkeju sebagai comfort food umumnya detail-oriented dan menghargai kedalaman rasa, baik dalam makanan maupun kehidupan.
Mereka juga cenderung hangat, loyal, dan memiliki rasa keterikatan yang kuat terhadap kenangan masa lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022