Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 23.07 WIB

Dampak Trauma Masa Kecil Terhadap Hubungan: Kenali Pola yang Bisa Merusak Kepercayaan dan Kedekatan

Ilustrasi Trauma Masa Kecil (Freepik)

JawaPos.com – Banyak orang menganggap masa lalu akan tertinggal begitu saja, padahal pengalaman traumatis di masa kecil bisa terbawa hingga dewasa dan memengaruhi kualitas hubungan. Trauma ini sering kali hadir dalam bentuk rasa takut, pola pikir negatif, atau perilaku yang sulit dikendalikan. Jika tidak disadari, dampaknya bisa merusak kepercayaan, membuat hubungan renggang, bahkan memicu konflik yang berkepanjangan.

Dalam sebuah konten TikTok, akun @lunabyyyy menjelaskan bahwa trauma masa kecil biasanya muncul dalam bentuk ketakutan berlebihan akan penolakan atau ditinggalkan. Orang dengan luka masa lalu sering kali merasa tidak cukup baik, sehingga terus mencari validasi dari pasangan. Akibatnya, hubungan menjadi tidak seimbang: satu pihak merasa terbebani, sementara pihak lain terus merasa cemas.

Sementara itu, kanal Psych2Go di YouTube menguraikan empat jenis trauma yang kerap memengaruhi hubungan:

  1. Trauma penolakan yang membuat seseorang selalu khawatir ditinggalkan dan sulit percaya.

  • Trauma pengkhianatan yang biasanya muncul jika pernah dikhianati atau ditinggalkan orang terdekat, sehingga sulit membangun kepercayaan baru.

  • Trauma rasa tidak berharga sehingga membuat seseorang merasa dirinya tidak pantas dicintai.

  • Trauma ketidakadilan. Hal ini kerap dialami anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kritik, sehingga mudah defensif dalam hubungan.

  • Mengapa Trauma Masa Kecil Mempengaruhi Hubungan?

    Secara psikologis, trauma terbentuk dari pengalaman negatif seperti pengabaian emosional, kekerasan verbal, atau perceraian orang tua. Luka ini meninggalkan keyakinan keliru, misalnya “aku tidak berharga” atau “orang yang aku sayangi pasti akan meninggalkanku.” Keyakinan tersebut terbawa ke hubungan dewasa, membuat seseorang kesulitan percaya, cepat tersinggung, atau justru menutup diri dari pasangan.

    Menurut riset psikologi, trauma dapat memengaruhi sistem saraf sehingga seseorang lebih mudah stres. Inilah alasan mengapa orang dengan trauma masa kecil sering mengalami kecemasan berlebih, overthinking, atau kesulitan mengatur emosi.

    Tanda-Tanda Trauma dalam Hubungan

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore