Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 September 2025, 05.02 WIB

9 Kualitas Diri yang Dimiliki Anak yang Tumbuh Dewasa dengan Barang Bekas

Pexels.com - Image

Pexels.com

JawaPos.com - Inilah kenyataannya, nggak semua keluarga mampu membelikan barang baru untuk setiap anak yang dilahirkan. Terkadang ada anak yang harus “mewarisi” baju atau mainan bekas pemakaian anak lainnya.

Meski terdengar seperti nasib sial yang umum menimpa anak kedua, hal ini sebenarnya melatih kita jadi manusia hebat di masa dewasa?

Memang, saat kecil rasanya ribet. Ada momen memalukan ketika harus jelasin kenapa seragammu ada bekas jahitan atau kenapa mainanmu terlihat agak “vintage”. 

Tapi tanpa sadar, pengalaman itu membentuk sesuatu yang jauh lebih berharga: kualitas yang nggak bisa dibeli.

Kalau dipikir-pikir, orang-orang yang tumbuh besar dengan barang bekas seringkali punya ketenangan, ketangguhan, dan kreativitas yang bikin hidup dewasa lebih ringan. 

Dilansir dari VegOut, mari kita bongkar sembilan “kekuatan super” tersebut menurut psikologi.

1. Kesabaran Ala Kelas Premium

Menunggu bukan hal baru buat mereka. Sepatu kets “baru” artinya menunggu kakak tumbuh besar dulu hingga kakinya nggak muat. Begitu juga hal lainnya.

Dari situ mereka belajar: menunggu itu bukan pasif, tapi latihan disiplin diri. Dan di dunia orang dewasa, kesabaran ini muncul dalam bentuk lain. Misalnya tetap disiplin menabung meski godaan diskon menggoda, atau sabar membangun karier selangkah demi selangkah.

2. Rasa Syukur Yang Natural

Buat mereka, hal kecil bisa jadi momen besar. Jaket yang akhirnya pas, tas yang nggak jebol, atau buku baru dari bazar murah meriah—semua terasa spesial.

Sikap mudah bersyukur atas hal-hal sederhana itu lama-lama jadi kebiasaan, bukan sekadar caption di media sosial. Efeknya? Hidup mereka terasa lebih tenang, jauh dari perbandingan sosial yang bikin stres.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore