Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 September 2025 | 00.47 WIB

Takut Gagal Bisa Hambat Kesuksesan, Begini Cara Mengatasinya Menurut Ahli Psikologi

Ilustrasi pria yang takut gagal dalam hidup

JawaPos.com – Rasa takut gagal adalah hal yang wajar dialami setiap orang. Namun, ketika perasaan ini terus mendominasi, dampaknya bisa membuat seseorang sulit berkembang, menunda keputusan penting, hingga kehilangan peluang berharga. Dalam psikologi, ketakutan berlebih terhadap kegagalan disebut atychiphobia, dan bila tidak ditangani bisa menimbulkan masalah emosional maupun produktivitas.

Dalam sebuah video di TikTok @lovlavina, seorang konselor psikologi menjelaskan bahwa rasa takut gagal sering muncul dari pengalaman masa lalu. Misalnya, pernah diremehkan saat mencoba sesuatu atau mendapat hukuman ketika melakukan kesalahan. Ingatan itu akhirnya menanamkan keyakinan bahwa gagal adalah hal yang memalukan.

Video lain @sundarindah menambahkan bahwa faktor lingkungan sosial juga berperan besar. Orang yang tumbuh di keluarga dengan tuntutan tinggi atau sering dibandingkan dengan orang lain biasanya lebih mudah mengalami rasa takut gagal. Mereka merasa bahwa untuk dihargai, mereka harus selalu berhasil. Tekanan ini membuat kegagalan dianggap sebagai “musuh” besar yang harus dihindari.

Selain itu, menurut konten edukasi psikologi @stephaniehson, rasa takut gagal erat kaitannya dengan perfeksionisme.

Orang dengan standar terlalu tinggi sering merasa apa pun yang dilakukan tidak pernah cukup baik. Akhirnya, mereka enggan mencoba karena khawatir hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih bergerak maju, mereka justru terjebak dalam kebiasaan menunda.

Tidak hanya itu, dalam video lain @estherlubis, dijelaskan bahwa rasa takut gagal juga bisa muncul dari overthinking. Pikiran yang terlalu fokus pada kemungkinan buruk, seperti takut ditolak, takut salah, atau takut mengecewakan orang lain sehingga membuat seseorang kehilangan keberanian mengambil langkah pertama.

Bagaimana rasa takut gagal memengaruhi kehidupan sehari-hari?

Ketakutan ini bisa berdampak luas. Di dunia akademik, mahasiswa yang takut gagal sering menunda mengerjakan tugas karena merasa hasilnya tidak akan maksimal. Di dunia kerja, karyawan yang diliputi rasa takut gagal cenderung pasif, enggan mencoba ide baru, atau selalu menunggu instruksi atasan.

Dalam hubungan sosial, orang yang takut gagal bisa menarik diri dari interaksi karena khawatir tidak diterima. Mereka juga lebih sensitif terhadap kritik, bahkan dari hal kecil. Kondisi ini berpotensi membuat hubungan dengan orang sekitar menjadi renggang.

Secara psikologis, ketakutan ini bisa memicu stres berkepanjangan, gangguan tidur, hingga menurunkan rasa percaya diri. Pada titik tertentu, rasa takut gagal bisa berkembang menjadi kecemasan yang lebih serius jika tidak segera dikelola.

Bagaimana cara mengatasinya?

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore