Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 06.45 WIB

Sering Overthinking? Begini Penjelasan Psikologi, Dampak Buruk, dan Strategi Menghentikannya

Ilustrasi pria yang overthinking

JawaPos.com – Overthinking atau kebiasaan berpikir berlebihan kerap dialami banyak orang.

Meski sekilas tampak wajar, terlalu sering memikirkan suatu hal justru bisa mengganggu kesehatan mental.

Pertanyaannya, mengapa seseorang bisa terjebak dalam lingkaran overthinking, apa dampaknya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Overthinking?

Menurut Verywell Mind, overthinking adalah kondisi di mana seseorang terlalu lama menganalisis, menimbang, atau mengulang suatu pikiran. Alih-alih menemukan solusi, kebiasaan ini justru menimbulkan stres dan rasa cemas. Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut overthinking sering muncul karena rasa takut salah mengambil keputusan atau kekhawatiran berlebihan terhadap penilaian orang lain.

Mengapa Orang Bisa Terjebak Overthinking?

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal BK UNESA, overthinking berkaitan erat dengan kecenderungan perfeksionisme dan trauma masa lalu. Otak akan terus memutar ulang peristiwa tertentu, seolah-olah dengan berpikir lebih lama, seseorang bisa menemukan jawaban terbaik. Padahal, menurut Psychologs Magazine, otak manusia punya keterbatasan kapasitas. Ketika beban pikiran terlalu besar, yang muncul justru rasa tidak berdaya dan kelelahan mental.

Apa Dampaknya?

Dampak overthinking tidak bisa dianggap remeh. Artikel Harvard Business Review (2024) menyebut ada tiga bentuk overthinking: analisis berlebihan, kekhawatiran tanpa henti, dan ruminasi terhadap masa lalu. Ketiganya terbukti menurunkan produktivitas, mengganggu kualitas tidur, bahkan meningkatkan risiko depresi. Sementara itu, riset Halodoc menekankan bahwa overthinking berkepanjangan dapat memicu psikosomatis, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga kelelahan kronis.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Psikolog UGM menekankan pentingnya mengubah pola pikir agar tidak terjebak dalam lingkaran overthinking. Selain teknik dasar seperti mindfulness dan journaling, ada beberapa strategi tambahan yang dapat membantu:

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore