
Ilustrasi dua tangan yang saling menjabat. Merupakan simbolisasi dari integrasi AI pada kehidupan manusia. (Freepik)
JawaPos.com – Dulu, banyak orang mencari psikolog terdekat sebagai langkah utama untuk mengatasi stres, kecemasan, atau kelelahan mental. Namun, seiring perkembangan teknologi, pilihan tersebut kini semakin beragam.
Pada zaman modern ini, tidak dapat dipungkiri bahwa artificial intelligence (AI) memberikan pengaruh signifikan terhadap banyak industri.
Tidak hanya marketing dan akademik, penggunaan AI juga dapat membantu kalian dan para psikolog untuk mendapatkan terapi demi kesehatan mental kalian.
Dengan bantuan AI, berbagai layanan terapi menjadi lebih mudah dijangkau sehingga dukungan psikologis lebih fleksibel, tanpa harus menunggu jadwal tatap muka dengan tenaga profesional.
Meskipun begitu, hadirnya AI dalam bidang kesehatan mental juga menimbulkan pertanyaan. Apakah teknologi ini mampu menjadi pengganti psikolog manusia sepenuhnya?
Alat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Mental
Salah satu alasan mengapa teknologi mulai dipandang sebagai alternatif psikolog terdekat adalah karena hadirnya beragam Alat berbasis kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk kesehatan mental.
Mungkin beberapa dari kalian merasa kewalahan dengan emosi atau kondisi mental yang cukup melelahkan pikiran tetapi masih takut untuk pergi psikolog.
Dengan adanya AI di bidang kesehatan mental, keberadaan AI dapat menjadi pintu masuk yang aman dan sederhana untuk mulai peduli pada kesehatan mentalnya.
Dilansir dari Favor Mental Health Service, Berikut ini adalah beberapa alat berbasis AI sebagai pilihan alternatif psikolog.
Wysa – Instruktur AI yang memiliki empati tinggi dengan menggunakan teknik CBT dengan akses opsional ke terapis manusia. Dikenal karena kecerdasan emosional dan pemantauan suasana hati.
Woebot – Ini adalah sebuah chatbot yang berfungsi sebagai terapis di saku Anda. Umumnya chatbot ini menyediakan pemeriksaan harian yang telah tervalidasi secara klinis dan intervensi mikro CBT.
Youper – Salah satu chatbot untuk melacak emosi Anda. Chatbot ini menggunakan metode CBT, ACT dan DBT dalam penggunaannya.
Replika – Chatbot yang satu ini memberikan Anda teman untuk berbicara untuk dukungan emosional. Tentunya chatbot ini dapat membantu gejala kesepian dan gangguan kecemasan.
Ginger – Platform yang satu ini bukan sebuah chatbot melainkan platform hibrida yang menggabungkan AI dengan psikolog yang berlisensi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
