Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 04.55 WIB

8 Ungkapan Umum yang Diucapkan Orang Tanpa Sadar Dampak Negatifnya

Ilustrasi dua orang pasangan kekasih yang tidak peduli./Freepik - Image

Ilustrasi dua orang pasangan kekasih yang tidak peduli./Freepik

JawaPos.com - Kecerdasan sosial adalah kemampuan penting untuk memahami dan merespons perasaan orang lain secara efektif.

Orang-orang dengan tingkat kecerdasan sosial rendah sering kali mengucapkan hal-hal yang dapat menimbulkan rasa sakit.

Mereka tidak menyadari bahwa kata-kata tersebut memiliki dampak yang jauh lebih dalam dari yang mereka bayangkan.

Melansir dari Geediting.com Senin (25/8), ada beberapa ungkapan yang sering digunakan tanpa menyadari konsekuensinya.

Meskipun niat mereka tidak buruk, kurangnya kesadaran dapat menimbulkan kesalahpahaman dan perasaan yang terluka. Mari kita kenali ungkapan-ungkapan tersebut.

1. "Bukan masalah besar"

Ungkapan ini mungkin tampak tidak berbahaya di permukaan. Namun, ucapan ini dapat dengan mudah dianggap meremehkan perasaan atau kekhawatiran orang lain. Itu menunjukkan bahwa Anda tidak peduli dengan apa yang dirasakan mereka saat ini.

2. "Aku tidak mengerti mengapa kamu kesal"

Frasa ini dapat membuat orang merasa bahwa perasaan mereka tidak valid atau tidak masuk akal. Kalimat ini sering diucapkan saat seseorang tidak bisa berempati. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak berusaha memahami sudut pandang mereka.

3. "Kamu terlalu sensitif"

Satu di antara frasa paling merugikan yang sering terucap. Ungkapan ini pada dasarnya menyalahkan orang lain atas respons emosional mereka. Alih-alih merespons dengan empati, Anda justru mengalihkan kesalahan ke mereka.

4. "Kamu selalu..." atau "Kamu tidak pernah..."

Ungkapan absolut ini sangat umum digunakan oleh mereka yang memiliki kecerdasan sosial rendah. Ungkapan ini cenderung menuduh dan membesar-besarkan perilaku seseorang. Hal ini dapat membuat lawan bicara merasa diserang tanpa alasan.

5. "Memang begitu caraku"

Frasa ini digunakan sebagai mekanisme pertahanan untuk menghindari kritik atau masukan. Menggunakan frasa ini dapat menghentikan kemungkinan pertumbuhan dan perubahan diri. Ini adalah cara untuk membenarkan perilaku yang tidak pantas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore