Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 00.46 WIB

Jika Anda Menginginkan Sistem Pendukung yang Kuat Seiring Bertambahnya Usia, Ucapkan Selamat Tinggal Pada 7 Perilaku Ini

Ilustrasi seseorang yang membutuhkan sistem pendukung (freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang membutuhkan sistem pendukung (freepik)

JawaPos.com - Semua orang tentu ingin memiliki lingkaran pertemanan dan keluarga yang solid untuk saling menopang seiring bertambahnya usia.

Dukungan emosional dan sosial dari orang-orang terdekat menjadi kunci agar masa tua tetap terasa hangat dan bermakna. Namun, tanpa kita sadari, ada perilaku-perilaku tertentu yang justru bisa merusak hubungan dan melemahkan sistem dukungan tersebut.

Kabar baiknya, tidak ada kata terlambat untuk berubah. Dengan menyadari kesalahan kecil dalam pola interaksi sehari-hari, kita bisa memperbaiki kualitas hubungan dan menjaga agar tetap kuat hingga usia lanjut.

Dikutip dari laman Geediting, Kamis (21/8) berikut tujuh perilaku yang perlu dihindari jika ingin memiliki support system yang kokoh di hari tua.

1. Menyimpan Dendam

Perselisihan adalah hal wajar dalam hubungan. Namun, ketika sebuah perbedaan kecil berubah menjadi dendam, hubungan bisa retak dan renggang. Menyimpan sakit hati hanya akan membuat jarak semakin jauh dengan orang-orang yang justru kita butuhkan di masa depan. Belajar memaafkan bukan berarti melupakan, melainkan memilih untuk mendahulukan keharmonisan dibanding ego. Dengan melepaskan dendam, hubungan akan terasa lebih sehat, kuat, dan bertahan lama.

2. Terlalu Ingin Mandiri

Mandiri adalah hal baik, tetapi terlalu ingin membuktikan bahwa kita bisa melakukan segalanya sendiri justru bisa membuat orang lain merasa tidak dibutuhkan. Akibatnya, mereka perlahan menjauh. Belajar meminta dan menerima bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menunjukkan kerentanan. Dengan begitu, hubungan akan semakin erat dan sistem dukungan sosial kita tetap terjaga seiring bertambahnya usia.

3. Terjebak pada Masa Lalu atau Terlalu Cemas dengan Masa Depan

Hidup dengan terus menyesali masa lalu atau cemas berlebihan terhadap masa depan bisa menguras energi emosional. Lebih baik berlatih untuk hadir sepenuhnya di saat ini melalui mindfulness. Dengan hadir sepenuhnya, kita bisa benar-benar mendengarkan, memahami, dan terhubung lebih dalam dengan orang lain. Hubungan yang dilandasi kehadiran penuh inilah yang menjadi fondasi support system yang kuat di hari tua.

4. Mengutamakan Pekerjaan daripada Hubungan

Bekerja keras memang penting, tetapi jika terus-menerus menomorsatukan pekerjaan hingga mengorbankan waktu bersama keluarga dan sahabat, kita bisa kehilangan dukungan emosional yang sebenarnya jauh lebih berharga. Pekerjaan bisa datang dan pergi, tetapi hubungan yang terjaga akan memberikan rasa aman dan dukungan seumur hidup. Seimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dengan kehidupan pribadi agar tidak menyesal di masa depan.

5. Menghindari Konflik

Banyak orang mengira menghindari konflik berarti menjaga kedamaian. Padahal, konflik yang dihadapi dengan bijak justru bisa memperkuat hubungan. Dengan komunikasi yang sehat, perselisihan bisa menjadi jalan untuk saling memahami lebih baik. Menghindar hanya akan membuat masalah menumpuk dan menimbulkan jarak. Belajarlah menghadapi konflik secara dewasa karena dari situlah hubungan bisa tumbuh lebih kuat.

6. Mengharapkan Kesempurnaan

Tidak ada manusia yang sempurna. Jika kita selalu menuntut orang lain tanpa menerima kelemahan mereka, hubungan akan penuh tekanan dan tidak sehat. Alih-alih mencari kesempurnaan, hargailah keunikan dan kekurangan orang-orang di sekitar. Dengan menerima mereka apa adanya, hubungan akan terasa lebih tulus, nyaman, dan mendalam.

7. Mengabaikan Perawatan Diri

Merawat diri bukanlah tindakan egois, melainkan kebutuhan. Jika kita tidak sehat secara fisik maupun mental, kita tidak akan mampu mendukung orang lain maupun menjaga hubungan tetap harmonis. Perawatan diri mencakup menjaga kesehatan, mengatur batasan, dan memberi waktu untuk istirahat. Dengan kondisi yang lebih seimbang, kita bisa hadir dengan energi positif dalam setiap hubungan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore