Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 22.41 WIB

7 Tanda Pria Arogan dengan Kecerdasan Emosional Rendah Menurut Psikologi

Seorang pria dengan ekspresi wajah angkuh, menggambarkan sikap arogan dan meremehkan orang lain./Freepik - Image

Seorang pria dengan ekspresi wajah angkuh, menggambarkan sikap arogan dan meremehkan orang lain./Freepik

JawaPos.com - Tidak semua pria yang terlihat percaya diri memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Kadang, di balik sikap yang dominan tersembunyi ego rapuh dan arogan. Hal ini seringkali menjadi indikasi kurangnya empati.

Kecerdasan emosional yang rendah dapat terlihat dari berbagai perilaku. Melansir dari Geediting.com Senin (4/8), ada tujuh tanda spesifik yang menunjukkan hal tersebut. Mengenali tanda-tanda ini bisa memberikan pemahaman penting bagi kita.

Berikut adalah tujuh tanda bahwa seorang pria mungkin arogan dan memiliki kecerdasan emosional yang rendah:

  1. Menolak atau Menginterupsi Perasaan Orang Lain

Pria arogan sering mengabaikan perasaan orang lain. Mereka menganggap kekhawatiran emosional sebagai "drama" yang tidak penting. Keengganan ini memblokir umpan balik yang diperlukan untuk berempati.

  • Suka Menyombongkan Diri

  • Mereka selalu membesar-besarkan pencapaian dan keberhasilan mereka sendiri. Menyebut nama-nama orang berpengaruh adalah cara lain untuk mendapatkan kekaguman. Mereka mencari pengakuan tanpa melakukan upaya membangun koneksi yang nyata.

  • Tidak Pernah Mengakui Kesalahannya

  • Orang lain selalu menjadi pihak yang disalahkan saat terjadi kesalahan. Pria arogan menolak bertanggung jawab atas tindakan dan kegagalannya. Mereka tidak bisa melihat bahwa diri mereka sendiri bisa menjadi akar masalahnya.

  • Hubungannya Cenderung Tidak Stabil

  • Mereka meninggalkan jejak hubungan yang tegang atau persahabatan yang rusak. Mereka gagal membaca nuansa emosional dan menolak akuntabilitas. Hal ini membuat perselisihan kecil cepat sekali membesar.

  • Tidak Peka terhadap Perasaan Orang Lain

  • Pria arogan tidak peka terhadap perasaan orang-orang di sekitarnya. Ketika dikoreksi, mereka bersikeras orang lain terlalu sensitif. Ini merupakan gejala inti dari rendahnya kecerdasan emosional.

  • Sikap Meremehkan yang Terlihat

  • Sikap meremehkan adalah hal yang biasa dalam interaksi sehari-hari. Ini bisa terlihat dari merendahkan staf layanan atau mengejek aksen orang lain. Di balik itu, terdapat empati yang minimal dan regulasi emosi yang buruk.

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore