Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Agustus 2025 | 05.56 WIB

Orang Tua yang Membesarkan Anak Cerdas Seringkali Menunjukkan 7 Perilaku Kecil Sehari-hari Ini Menurut Psikologi

seseorang yang membesarkan anak yang cerdas./Freepik. - Image

seseorang yang membesarkan anak yang cerdas./Freepik.

JawaPos.com - Membesarkan anak yang cerdas bukan hanya soal memilih sekolah terbaik atau memberikan les tambahan sejak dini.

Menurut psikologi perkembangan, justru perilaku kecil dan konsisten yang dilakukan orang tua sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kecerdasan anak.

Anak-anak yang tumbuh menjadi individu cerdas, kritis, dan memiliki kreativitas tinggi seringkali dibesarkan oleh orang tua yang tanpa sadar mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan sederhana namun berdampak luar biasa.

Dilansir dari Geediting pada Senin (4/8), terdapat 7 perilaku kecil sehari-hari yang sering ditunjukkan oleh orang tua yang membesarkan anak cerdas, menurut psikologi:

1. Mereka Sering Mengajak Anak Berdiskusi, Bukan Sekadar Memberi Instruksi

Orang tua yang membesarkan anak cerdas tidak hanya menyuruh atau melarang, tetapi juga mengajak anak berdialog.

Mereka memberi ruang bagi anak untuk mengutarakan pendapat, bertanya “Mengapa menurutmu begitu?” atau “Bagaimana kalau kita coba cara lain?”.

Psikologi menyebut ini sebagai dialog reflektif, yang merangsang perkembangan kognitif dan membantu anak belajar berpikir kritis.

Diskusi yang hangat membentuk pola pikir terbuka dan mengajarkan anak bahwa pendapatnya dihargai.

2. Mereka Membacakan Buku kepada Anak Sejak Dini

Membacakan buku sebelum tidur atau di sela aktivitas harian adalah kebiasaan kecil yang terbukti meningkatkan kemampuan bahasa, imajinasi, serta memperkaya pengetahuan anak.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering dibacakan buku memiliki kosa kata yang lebih luas dan perkembangan literasi yang lebih cepat.

Tak hanya itu, momen membaca bersama juga menciptakan ikatan emosional yang positif antara orang tua dan anak, yang mendukung rasa percaya diri anak saat belajar.

3. Mereka Memberikan Pujian atas Usaha, Bukan Hanya Hasil Akhir

Menurut teori psikologi dari Carol Dweck tentang “Growth Mindset”, anak-anak yang terbiasa dihargai atas usaha dan prosesnya (bukan semata-mata hasilnya) akan lebih gigih dan memiliki motivasi belajar yang tinggi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore