
Ilustrasi pasangan toksik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Ketika bicara soal hubungan toksik, setiap orang cenderung langsung menunjuk ke pasangan. Namun, pernahkah mencoba berhenti sejenak dan bertanya: jangan-jangan aku yang sebenarnya membawa racun dalam hubungan ini?
Dilansir dari Huffpost, para pakar terapi keluarga dan kesehatan mental mengungkap bahwa dalam banyak kasus, ketoksikan bisa jadi berasal dari diri sendiri tanpa disadari.
Jika kamu sering merasa hubunganmu penuh drama, tidak stabil, atau selalu ada konflik yang tak kunjung selesai, bisa jadi ada kontribusi dari dirimu yang perlu disadari dan diperbaiki.
Mengenali tanda-tanda ini adalah langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan saling mendukung.
1. Enggan Berkomunikasi Terbuka
Menurut konselor di NY Wellness, Steve Alexander salah satu ciri pasangan toksik adalah enggan berbicara terbuka atau malah sering shutting down saat ada konflik.
Komunikasi sehat merupakan fondasi utama dalam hubungan. Jika kamu cenderung menghindar atau suka memicu konflik kecil tanpa menyelesaikan akar masalah, kamu turut memperkeruh hubungan.
2. Dikuasai Emosi Negatif
Psikoterapis Noorhayati Said menjelaskan bahwa pasangan toksik kerap dipenuhi rasa cemburu, rendah diri, dan dendam.
Pasangan toksik juga sering mengkritik atau merendahkan pasangan demi merasa lebih unggul. Jika kamu mudah terpancing emosi dan sering melampiaskannya ke pasangan, ini bisa menjadi red flag.
3. Menyimpan Ekspektasi Diam-Diam
Terapis dari Act2Change Therapy di Atlanta, Grace Choi menyoroti kebiasaan menuntut pasangan mengerti tanpa diberi tahu.
"Mengira pasangan bisa membaca pikiran hanya akan menambah tekanan," ujar Choi.
Hubungan sehat butuh komunikasi yang jelas, bukan asumsi diam-diam.
4. Suka Mengontrol

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
