Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Juli 2025 | 01.14 WIB

Orang yang Sering Berbohong Biasanya Memiliki 7 Sifat Ini, Menurut Psikologi

ilustrasi orang yang berbohong. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Jika Anda pernah berhadapan dengan pembohong, Anda akan tahu bahwa itu bisa menjadi cobaan yang menantang.

Berbohong bukan sekadar tindakan sukarela bagi sebagian orang. Bisa jadi itu kebiasaan yang sudah mendarah daging.

Dilansir geediting, berikut 7 sifat mengganggu yang sering ditunjukkan pembohong, berdasarkan penelitian psikologi.

  1. Menghindari jawaban langsung

Ini adalah taktik klasik yang digunakan oleh orang-orang yang sering berbohong. Mereka cenderung menghindari pertanyaan atau jawaban langsung.

Misalnya, jika Anda mengajukan pertanyaan langsung, mereka mungkin mengalihkan topik atau menanggapi dengan pertanyaan lain.

Perilaku ini berfungsi sebagai kedok untuk menutupi ketidakjujuran mereka.

  1. Tingkat kreativitas yang tinggi

Ciri tak terduga yang sering ditemukan pada pembohong adalah kreativitas di atas rata-rata.

Mereka mampu menciptakan cerita dan skenario yang rumit, membuat kebohongan tampak sangat meyakinkan.

Daya imajinatif mereka berfungsi sebagai alat untuk menipu.

  1. Daya ingat yang baik

Orang yang sering berbohong memiliki daya ingat yang luar biasa. Hal ini mungkin tampak mengejutkan pada awalnya, tetapi masuk akal mengingat bahwa mempertahankan kebohongan butuhkan mengingat detail cerita yang direkayasa.

Sifat ini membuat kebohongan mereka lebih konsisten dan dapat dipercaya, yang selanjutnya mempersulit kemampuan Anda untuk membedakan kebenaran dari fiksi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore