Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 23.42 WIB

Orang Tua yang Mulai Kehilangan Kedekatan dengan Anak Sering Kali Tidak Menyadari 7 Hal Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang tua yang merasa kesepian. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang tua yang merasa kesepian. (Freepik)

JawaPos.Com - Tak ada yang pernah benar-benar mengajarkan bagaimana menjadi orang tua yang selalu dekat dengan anak sepanjang hidup. 

Hubungan yang semula hangat di masa kecil bisa berubah menjadi dingin dan berjarak tanpa disadari. 

Dalam proses tumbuhnya anak menjadi pribadi dewasa, tak jarang orang tua merasa bingung, mengapa si kecil yang dulu selalu mencari pelukan, kini lebih suka mengurung diri di kamar atau bicara seperlunya saja? 

Bukan karena tidak sayang, tetapi karena ada dinding halus yang perlahan-lahan dibangun, dan sering kali, tembok itu muncul bukan karena kesalahan besar, melainkan karena hal-hal kecil yang tak disadari.

Psikologi keluarga mencatat bahwa kehilangan kedekatan antara orang tua dan anak biasanya dimulai dari kebiasaan yang terlihat sepele. 

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh hal yang sering tidak disadari oleh orang tua, namun sangat berpengaruh terhadap renggangnya hubungan emosional dengan anak.

1. Tidak Hadir Secara Emosional, Meski Fisiknya Dekat

Banyak orang tua merasa sudah cukup hadir karena mereka ada di rumah, memberi makan, membelikan kebutuhan, atau mengantar ke sekolah. 

Namun, kehadiran fisik tidak selalu berarti kehadiran emosional. Anak-anak, terlebih saat menginjak remaja, membutuhkan tempat berbagi cerita, emosi, dan rasa. 

Ketika orang tua lebih banyak hadir sebagai pengatur atau pengawas, bukan sebagai pendengar yang penuh empati, anak akan mulai mencari kedekatan itu di tempat lain. Ini adalah titik awal munculnya jarak.

2. Tidak Lagi Ingin Tahu Tentang Hidup Anak

Dulu mungkin orang tua bertanya, "Main apa di sekolah tadi?" atau "Temanmu siapa saja hari ini?" 

Tapi perlahan, pertanyaan-pertanyaan ringan itu hilang, terganti dengan kalimat perintah atau pengingat tugas. 

Ketika minat terhadap kehidupan anak mulai berkurang, anak akan merasa kehidupannya tidak lagi dianggap penting. 

Ia pun memilih menyimpannya sendiri. Ketika anak merasa tidak dilihat, kedekatan pun mulai luntur.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore