Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 18.45 WIB

OCD Tak Selalu Terlihat: Kenali Gejala yang Tersembunyi dan Sering Diabaikan Orang Sekitar

3 Weton yang Sangat Baik Namun Bisa Menjadi Menakutkan Saat Marah, Menurut Primbon Jawa./ (freepik) - Image

3 Weton yang Sangat Baik Namun Bisa Menjadi Menakutkan Saat Marah, Menurut Primbon Jawa./ (freepik)

JawaPos.com - Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD) sering kali dikaitkan dengan tindakan berulang yang mudah dilihat, seperti mencuci tangan berlebihan atau memeriksa sesuatu secara terus-menerus. 

Gambaran ini memang benar, tetapi tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas kondisi ini. 

Faktanya, banyak penderita OCD mengalami gejala yang sama sekali tidak tampak secara kasat mata.

Gejala yang tidak terlihat ini dapat sangat menyiksa dan mengganggu kehidupan sehari-hari, namun kerap luput dari perhatian orang lain, bahkan tenaga profesional. 

Karena tidak menunjukkan perilaku yang mencolok, individu dengan OCD tersembunyi kerap merasa disalahpahami atau bahkan dianggap baik-baik saja.

Artikel ini akan mengajak Anda untuk memahami sisi lain dari OCD yang tidak terlihat tetapi sangat nyata.

Dengan mengenali berbagai bentuk OCD tersembunyi, Anda akan mampu membangun empati, mendorong kesadaran publik, dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih suportif bagi siapa pun yang berjuang dalam diam.

Simak selengkapnya yang telah dihimpun dari Florence pada Selasa (22/07).

1. Pikiran Mengganggu yang Terus Muncul di Kepala

Obsesi murni atau Pure-O merupakan bentuk OCD yang ditandai oleh pikiran yang mengganggu dan berulang, tanpa disertai tindakan kompulsif yang bisa diamati. 

Individu yang mengalami bentuk ini bisa dihantui oleh pikiran agresif, seksual, atau keagamaan yang tidak diinginkan, meskipun mereka tidak memiliki keinginan untuk bertindak sesuai pikiran tersebut.

Meskipun dari luar tampak tenang, batin mereka dipenuhi dengan kecemasan luar biasa yang sulit dijelaskan kepada orang lain. 

Karena tidak ada perilaku yang tampak seperti mencuci tangan atau merapikan barang, penderita Pure-Osering merasa terisolasi dan tidak dipahami. 

Padahal, efek psikologisnya bisa sangat berat dan melemahkan.

2. Mengulang Doa atau Kata-Kata dalam Hati

Banyak penderita OCD melakukan ritual dalam pikiran mereka, seperti mengulang doa atau frasa tertentu, menghitung secara diam-diam, atau meninjau kembali peristiwa masa lalu. 

Ritual ini mereka lakukan untuk mengurangi kecemasan akibat pikiran obsesif yang muncul tiba-tiba.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore