Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 05.51 WIB

8 Kebiasaan Orang yang Selalu Menguras Energi di Setiap Ruangan yang Mereka Masuki

Ilustrasi seorang individu yang berdiri di tengah kerumunan, namun seolah menyedot cahaya dan keceriaan dari sekitarnya./Freepik - Image

Ilustrasi seorang individu yang berdiri di tengah kerumunan, namun seolah menyedot cahaya dan keceriaan dari sekitarnya./Freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda meninggalkan sebuah pertemuan atau percakapan dengan perasaan lelah dan terkuras energinya?

Ini mungkin karena Anda berinteraksi dengan orang yang memiliki kebiasaan menguras energi dari sekitarnya. Individu seperti ini, sering kali tanpa sadar, membawa dampak negatif pada suasana emosional.

Melansir dari Geediting.com Jumat (18/7), perilaku tertentu dapat mengikis keseimbangan emosional orang di sekitar mereka. Mengenali kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk melindungi energi Anda. Mari kita dalami delapan kebiasaan khas penguras energi ini.

1. Keluhan yang Tidak Pernah Berhenti

Orang-orang ini selalu mengubah hampir segalanya menjadi sumber rasa frustrasi pribadi. Bahkan hal-hal positif pun bisa menjadi bahan keluhan bagi mereka. Kebiasaan ini dapat mengikis kepercayaan dan meningkatkan ketegangan.

Mereka membawa aura negatif ke dalam setiap interaksi. Ini membuat lingkungan terasa berat dan tidak menyenangkan bagi siapa pun.

2. Mendominasi Percakapan yang Ada

Mereka cenderung berbicara tanpa benar-benar mendengarkan apa pun. Orang ini memonopoli dialog dan mencegah adanya proses memberi-menerima dalam komunikasi. Padahal, hal itu sangat penting untuk koneksi sejati.

Hal ini menghalangi interaksi yang seimbang dan membuat orang lain merasa tidak didengar. Mereka hanya ingin fokus pada diri sendiri.

3. Berpikir Skenario Terburuk

Individu ini secara konsisten mengantisipasi hasil negatif dalam setiap situasi. Mereka sering menyamarkan kecemasan mereka sebagai "realisme." Perilaku ini dapat mengempiskan optimisme orang lain di sekitarnya.

Mereka membawa aura pesimisme yang bisa menjatuhkan semangat siapa pun. Hal itu membuat suasana terasa berat dan kurang menyenangkan bagi semua yang ada di dalamnya.

4. Mengharapkan Orang Lain Mengelola Emosinya

Pria ini mengalihdayakan regulasi emosional mereka kepada orang lain. Mereka menghela napas keras, menarik diri, atau melampiaskan kemarahan. Mereka berharap orang lain memperbaiki dunia batinnya yang kacau.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore