
Ilustrasi seseorang yang sedang bercerita dengan ekspresi terbuka, sementara lawan bicaranya menunjukkan raut wajah sedikit terkejut./Freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang langsung bercerita banyak hal pribadi dalam beberapa menit pertama perkenalan?
Kebiasaan ini, yang dikenal sebagai oversharing, sering kali menarik perhatian banyak orang. Perilaku ini bukan tanpa sebab, melainkan punya akar yang dalam dari masa lalu seseorang.
Melansir dari Geediting.com Jumat (4/7), ada korelasi menarik antara oversharing dan pengalaman masa kecil.
Tujuh pengalaman umum di masa kecil sering berkontribusi pada kebiasaan ini saat dewasa. Memahami latar belakang ini penting untuk melihat mereka dengan empati.
1. Tiadanya Batasan Sejak Dini
Orang yang terbiasa oversharing mungkin tumbuh tanpa batasan jelas pada masa kanak-kanak. Mereka kemungkinan terekspos percakapan orang dewasa terlalu dini. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman yang menyimpang tentang privasi.
Mereka tidak belajar apa yang seharusnya bersifat pribadi. Akibatnya, mereka cenderung berbagi terlalu banyak informasi dengan orang lain.
2. Lingkungan Penuh Validasi
Satu di antara pemicu oversharing adalah lingkungan masa kecil yang sangat memvalidasi. Individu mungkin belajar mencari pengakuan dengan berbagi detail intim. Ini mencerminkan perilaku orang tua atau pengasuh mereka.
Mereka merasa dihargai saat mengungkapkan segala sesuatu. Karena itu, mereka terus mengulang pola ini dalam interaksi sosial.
3. Gaya Keterikatan Tidak Aman
Gaya keterikatan yang tidak aman, akibat perawatan tidak konsisten, juga berperan besar. Ini menyebabkan oversharing sebagai upaya menjalin koneksi cepat. Tujuannya adalah menghindari penolakan yang mereka rasakan.
Mereka ingin segera merasa terhubung dengan orang lain. Perilaku ini muncul dari rasa cemas akan ditinggalkan sendirian.
4. Bertahan dengan Paling Berisik
Di rumah tangga yang kompetitif, oversharing bisa jadi teknik bertahan hidup untuk menarik perhatian. Anak-anak mungkin merasa perlu berbicara paling banyak. Tujuannya agar suara mereka didengar dan diperhatikan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
