
Ilustrasi (Pexels.com)
JawaPos.com - Sebagian orang berlari-lari di toko kelontong seperti sedang dikejar zombi. Tapi sebagian lainnya? Mereka melangkah perlahan, menikmati setiap lorong seperti sedang menjalani semacam terapi ringan.
Kalau kamu termasuk golongan kedua—yang benar-benar menikmati belanja kebutuhan pokok—berarti kamu tidak sendiri. Bahkan, ada sisi psikologis menarik di balik kebiasaan itu.
Orang-orang yang menyukai aktivitas ini ternyata cenderung memiliki beberapa ciri kepribadian tertentu yang melampaui isi keranjang belanja mereka. Berikut tujuh di antaranya, seperti dilansir dari VegOut.
1. Kamu Suka Merasa Memegang Kendali
Hidup sering kali tidak bisa ditebak—rencana bisa gagal, cuaca bisa berubah, rapat bisa batal. Tapi supermarket? Itu wilayah yang bisa kamu kuasai.
Kamu bisa menentukan apa yang akan dimakan malam ini, buah mana yang ingin dicium aromanya, sampai memilih apakah ingin mencoba tahu rasa basil atau tetap setia dengan marinara klasik.
Keputusan-keputusan kecil ini memberi rasa kendali yang ternyata sangat penting bagi kesehatan mental.
Seperti yang dicatat oleh Dr. Barry Schwartz, penulis The Paradox of Choice, ketika seseorang merasa memiliki agensi, bahkan dalam hal sederhana, hal itu bisa meningkatkan kepercayaan diri dan kepuasan hidup.
2. Kamu Menikmati Pengalaman Sensorik
Aroma roti hangat, suara roda keranjang yang berbunyi klik, suhu dingin dari lemari pendingin, warna-warni buah dan sayur, semua itu bukan sekadar detail. Bagi sebagian orang, pengalaman ini adalah kenikmatan tersendiri.
Jika kamu peka terhadap rangsangan indra, belanja kebutuhan sehari-hari bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan secara mendalam. Kamu memperhatikan tekstur buah, tertarik pada aroma rempah baru, atau merasa senang mencoba susu oat dari merek baru.
Ini berkaitan dengan konsep sensory seeking dalam psikologi. Orang-orang yang sensitif terhadap masukan sensorik biasanya justru mencari pengalaman yang bisa merangsang indra mereka. Dan supermarket adalah taman bermain multisensori yang menyenangkan.
3. Kamu Cenderung Membuat Rencana ke Depan
Orang yang tidak suka belanja biasanya baru pergi saat isi kulkas sudah seperti diorama museum: kosong dan menyedihkan. Tapi orang yang menikmatinya? Mereka cenderung perencana.
Kamu mungkin sudah tahu apa yang akan dimasak minggu ini, camilan apa yang mulai menipis, bahkan apakah sisa tahu masih bisa bertahan sehari lagi. Ini adalah bentuk orientasi masa depan, di mana keputusan hari ini dibuat demi kenyamanan esok.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
